Desainer seringkali bereksperimen, namun ada satu objek yang mendorong kreativitas mereka hingga batas yang tak terduga: lampu. Bayangkan lampu keramik berbentuk mobil, lampu dengan rangka dan kap lampu dari logam berpilin, atau lampu yang menyerupai UFO gabus. Desain-desain tak biasa ini menjadi bagian dari pameran terbaru selama New York Design Week.

Pameran Head Hi Lamp Show kini memasuki edisi keenam dengan menampilkan 36 lampu karya desainer dari berbagai belahan dunia. Acara ini diselenggarakan oleh Alexandra Hodkowski dan Alvaro Alcocer, pendiri Head Hi—sebuah toko buku dan kafe arsitektur di Brooklyn. Tahun ini, mereka mengajak Stephen Markos, pendiri galeri desain Superhouse, untuk menjadi kurator pameran.

"Pameran ini merayakan hubungan universal manusia dengan cahaya, desain, dan ekspresi kreatif. Selain itu, kami ingin menampilkan objek yang mampu mengubah pemahaman spasial dan menciptakan suasana baru di sekitarnya," ujar para penyelenggara dalam siaran pers.

Semua lampu yang dipamerkan tetap berfungsi sebagai pencahayaan, namun lebih menekankan pada kreativitas dan bentuk yang tak biasa. Beberapa karya menonjol di antaranya:

  • Lampu mobil keramik karya Hawa Al-Najjar (2025)
  • Lampu dengan rangka logam berpilin karya Suna Bonometti (2026)
  • Lampu berbahan gabus mirip UFO karya desainer tanpa nama (2024)
  • Lampu dengan rangka logam merah dan kap lampu cetak langit karya Jun Ong dari Malaysia (2025)
  • Lampu dinding kertas dengan cetakan grafis figuratif karya Studio Ahead dari San Francisco (2026)
  • Lampu totem dari marmer karya Giacomo Bianco dari Venesia

Pameran ini dapat disaksikan di galeri Head Hi, Brooklyn, serta secara daring mulai tanggal 18 Mei hingga Oktober. Semua lampu yang dipamerkan juga tersedia untuk dibeli.