Platform manajemen pembelajaran daring Canvas, yang dimiliki oleh Instructure, mengalami gangguan sistem menyeluruh pada hari Kamis (waktu setempat). Gangguan ini terjadi tak lama setelah Canvas mengonfirmasi adanya serangan peretasan besar-besaran yang mencuri data sensitif milik sekolah-sekolah pengguna.

Menurut laporan, data yang dicuri meliputi nama siswa, alamat email, nomor identitas, serta pesan pribadi. Saat mencoba mengakses platform, para siswa justru disambut dengan pesan dari kelompok peretas ShinyHunters, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"ShinyHunters telah meretas Instructure (lagi). Alih-alih menghubungi kami untuk menyelesaikan masalah, mereka justru mengabaikan kami dan melakukan 'perbaikan keamanan' seadanya. Jika ada sekolah yang terdaftar dalam daftar terdampak dan ingin mencegah kebocoran data, silakan konsultasikan dengan ahli keamanan siber dan hubungi kami secara pribadi melalui TOX," tulis kelompok peretas tersebut.

Serangan ini menjadi insiden kedua yang melibatkan ShinyHunters terhadap Canvas dalam kurun waktu singkat. Kelompok peretas sebelumnya juga diketahui pernah mengekstrak dan mempublikasikan data sensitif dari platform serupa.

Saat ini, Canvas belum merilis pernyataan resmi mengenai dampak serangan atau langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan. Gangguan sistem diperkirakan masih berlangsung, sementara sekolah-sekolah terdampak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebocoran data lebih lanjut.

Sumber: The Verge