Mengapa Bioreaktor Penting di Subnautica 2
Membangun basis besar di Subnautica 2 membutuhkan sumber daya yang stabil untuk menjaga kelancaran operasional mesin dan pasokan oksigen. Meskipun panel surya efektif di awal permainan, bioreaktor menjadi pilihan yang lebih kuat untuk kebutuhan jangka panjang.
Lokasi Cetak Biru Bioreaktor
Untuk mendapatkan cetak biru bioreaktor, pemain harus memindai tiga mesin rusak menggunakan alat Scanner. Berikut lokasi setiap fragmen cetak biru bioreaktor:
- Chap's Blackbox Cave – 220 meter selatan Lifepod. Di dalam gua ini, terdapat kompartemen tersembunyi dengan berbagai item, termasuk bioreaktor yang bisa dipindai.
- Kotak Logam – 390 meter timur Lifepod, di utara zona biome vulkanik. Bioreaktor tersembunyi di dalam kotak logam besar di dekat kubah karang.
- Old Habitat POI – 380 meter utara Lifepod. Akses bisa melalui lorong barat laut atau naik dari bawah pangkalan melalui lubang di lantai.
Cara Membuat Bioreaktor
Setelah memindai ketiga mesin, pemain akan mendapatkan cetak biru bioreaktor. Berikut bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya:
- 2 Ingot Titanium
- 2 Ingot Tembaga
Untuk membuat ingot, pemain perlu menggunakan prosesor yang dapat ditemukan di Old Habitat POI. Setiap ingot membutuhkan 3 bahan mentah dan 30 detik untuk diproses. Setelah memiliki ingot, bioreaktor dapat dibangun menggunakan alat Habitat Builder di bagian Interior Facilities dan Power.
Cara Mendapatkan Bahan Bakar Bioreaktor
Bioreaktor di Subnautica 2 beroperasi dengan memasukkan bahan organik ke konsol utamanya. Bahan organik apa pun dapat digunakan sebagai sumber daya, termasuk sisa-sisa hewan laut atau tumbuhan.
Tips Tambahan
- Simpan bahan organik berlebih untuk menjaga pasokan daya bioreaktor tetap stabil.
- Gunakan bioreaktor di area yang mudah diakses untuk efisiensi pengisian bahan bakar.
- Periksa secara berkala untuk memastikan tidak ada gangguan pada sistem.