Pelatih kepala tim sepak bola Colorado Buffaloes, Deion Sanders, baru-baru ini membahas sejumlah topik dalam sebuah acara podcast. Salah satu yang mencuat adalah insiden yang melibatkan putranya, Shilo Sanders, dengan wartawan Mary Kay Cabot dari surat kabar Cleveland Plain Dealer.

Dalam wawancara di acara The Barbershop with Garrett Bush, Sanders menyatakan sikapnya terhadap insiden tersebut. "Kami tidak membicarakan siapa pun," kata Sanders. "Kami tidak melakukan apa pun kepada siapa pun. Saya tahu Shilo hanya membela saudaranya. Itu adalah saudaranya. Dan semoga Tuhan memberkati jiwa Mary Kay, itu adalah saudaranya. Ia mengatakan sesuatu, Shilo mengatakan sesuatu—media saat ini berbeda."

Sanders juga mengungkapkan pemahamannya terhadap perbedaan era media saat ini dengan masa lalunya. "Saya tahu banyak orang tidak menghormati sekolah lama. Saya menghormatinya karena saya tumbuh di era di mana kami tidak memiliki suara," ujarnya. "Tapi Shilo membela saudaranya, dan ia justru mendapat cercaan karena itu."

Namun, perlu dicatat bahwa cercaan terhadap Shilo bukan semata karena ia membela saudaranya, melainkan karena ucapan yang ia lontarkan. Setelah Cabot menyatakan pendapatnya bahwa Cleveland Browns sebaiknya menunjuk Deshaun Watson sebagai quarterback utama "secepatnya," Shilo membalas dengan kata-kata, "Buatlah sandwich saja, Mary."

Shilo juga menyarankan Cabot untuk melaporkan fakta, bukan opini. "Jika itu dilaporkan, ya dilaporkan. Ada fakta, ada berita. Tapi ketika menyangkut opini, Anda telah mengatakan hal-hal aneh selama ini—sejak ia berada di sana. Jadi, tenang saja. Karena itu tidak masuk akal dan membuat Anda terlihat tidak tahu apa yang Anda bicarakan," katanya.

Shilo juga menekankan dampak pernyataannya terhadap profesi wartawan perempuan. "Dan bagi semua wanita yang benar-benar meluangkan waktu untuk melakukan penelitian dan menjadi wartawan serta jurnalis sejati, ini akan membuat mereka terlihat buruk. Karena Anda sudah tahu, sebagai seorang wanita dalam bidang peliputan olahraga, ini sulit. Jadi, jangan membuatnya semakin sulit hanya karena Anda tidak merasa nyaman," tambahnya.

Shilo memang memiliki hak untuk membela saudaranya, Shedeur Sanders. Namun, jika tindakannya tersebut layak untuk dikritik, maka ia harus siap menerimanya. Sebagai seorang ayah, Deion Sanders juga memiliki hak untuk membela Shilo. Meskipun sulit untuk bersikap objektif terhadap anak sendiri, hal itu tidak berarti ia tidak boleh memahami mengapa Shilo dikecam.

Shilo memang layak menerima kritik atas ucapannya. Harapannya, Deion telah menyampaikan hal tersebut secara pribadi kepada Shilo. Tidak ada seorang ayah pun yang boleh memiliki kebutaan sedemikian rupa sehingga melewatkan kesempatan untuk menjelaskan bahwa ada batasan antara membela keluarga dan menyerang seseorang berdasarkan karakteristik yang tidak relevan, seperti jenis kelamin.