Microsoft kini memulai proses pencabutan lisensi Claude Code, alat pengkodean berbasis AI dari Anthropic, yang selama enam bulan terakhir digunakan secara luas oleh ribuan pengembang internalnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya awal perusahaan untuk mendorong karyawan non-teknis, seperti manajer proyek dan desainer, agar mulai bereksperimen dengan pemrograman.

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, popularitas Claude Code di internal Microsoft justru melebihi ekspektasi. Kini, perusahaan memutuskan untuk membatasi penggunaan alat tersebut dan beralih ke Copilot CLI, solusi pengkodean AI buatan Microsoft sendiri.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa Microsoft berencana untuk mencabut sebagian besar lisensi Claude Code yang dimiliki karyawannya. Langkah ini bertujuan untuk mengarahkan pengembang agar lebih banyak menggunakan Copilot CLI, yang diharapkan dapat lebih terintegrasi dengan ekosistem internal perusahaan.

Keputusan ini mencerminkan perubahan strategi Microsoft dalam pemanfaatan alat pengkodean berbasis AI. Meskipun Claude Code terbukti efektif, perusahaan kini lebih memilih untuk memprioritaskan penggunaan solusi internal guna meningkatkan konsistensi dan pengendalian terhadap proses pengembangan perangkat lunak.

Sumber: The Verge