Sejak simulator kehidupan pertanian meledak popularitasnya berkat seri seperti Story of Seasons dan judul-judul seperti Stardew Valley, muncul berbagai permainan dengan perspektif yang lebih spesifik. Tahun 2026 bahkan terlihat sebagai tahun pendekatan "horror" dalam genre ini, dengan judul seperti Grave Seasons dan Village in the Shade yang menawarkan situasi lebih gelap.

Salah satu judul yang juga masuk dalam kategori tersebut adalah Moonlight Peaks dari Little Chicken. Meskipun melibatkan vampir, manusia serigala, dan Maut, permainan ini tetap terasa ringan dan penuh humor, mirip dengan Wylde Flowers. Dalam Moonlight Peaks, pemain mengikuti perjalanan anak Count Dracula yang pindah ke desa supernatural bernama Moonlight Peaks setelah berselisih dengan ayahnya mengenai cara hidup dan kemungkinan seorang vampir menentang instingnya.

Desa tersebut dipenuhi makhluk supernatural, sehingga tidak ada yang terkejut ketika pemain memutuskan untuk tinggal di gubuk terbengkalai. Setelah menetap dengan peti matinya dan seekor kucing peliharaan yang tidak biasa, pemain ditantang untuk membuktikan bahwa mereka bisa menjalani kehidupan yang lebih damai, tanpa kekerasan, sekaligus membuat desa menjadi tempat yang lebih baik.

Perbandingan dengan Wylde Flowers

Saya sebelumnya menyebut Wylde Flowers sebagai perbandingan untuk Moonlight Peaks, dan menurut saya itu adalah perbandingan yang tepat. Meskipun Wylde Flowers memiliki unsur intrik yang lebih kuat dan tampilan visual yang berbeda, keduanya sama-sama memadukan unsur magis dan pembuatan ramuan dalam simulator kehidupan pertanian. Saya tidak sempat menguji secara mendalam unsur magis dalam Moonlight Peaks karena tongkat si karakter rusak selama sesi hands-on, tetapi tampaknya unsur magis dapat diintegrasikan dengan baik untuk memudahkan permainan. Trailer awal bahkan menunjukkan kemampuan berubah menjadi kelelawar sebagai cara cepat untuk berpindah tempat.

Kedua permainan ini berusaha membuat hal-hal luar biasa terasa lebih biasa dan membayangkan bagaimana hal tersebut memengaruhi kehidupan pertanian sehari-hari.

Unsur Tradisional dalam Gameplay

Di luar unsur magis dan penduduk desa supernatural, Moonlight Peaks tetap mempertahankan gameplay tradisional simulator kehidupan pertanian. Berbeda dengan Grave Seasons yang akan datang, di mana ada pembunuh yang mengintai dan unsur investigasi, pemain dalam Moonlight Peaks berperan sebagai vampir yang berusaha untuk lebih penuh kasih dan mempertimbangkan makhluk hidup lainnya. Hal ini menciptakan nada ringan dalam pengenalan permainan, serta opsi dialog yang memungkinkan pemain untuk bersikap lebih tulus atau bahkan sarkastik.

Meskipun demikian, rutinitas harian tetap sama: menanam tanaman, berbicara dengan penduduk desa, dan sesekali menerima tugas atau pencarian. Dengan konsep baru yang diperkenalkan oleh Little Chicken, Moonlight Peaks menawarkan pengalaman simulator kehidupan pertanian yang segar dan menghibur.

Sumber: Siliconera