Dunia Game yang Ternyata Penuh dengan 'Sihir'
Bagi pemain awam, pembuatan game terlihat seperti pekerjaan ajaib. Nyatanya, para pengembang game kadang harus menggunakan trik-trik nyeleneh agar elemen dalam game berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut lima trik yang digunakan para pengembang untuk menciptakan game-game favorit kita.
1. Kelinci Kecil yang Menjadi 'Budak' dalam World of Warcraft
Blizzard Entertainment diketahui menggunakan trik tak biasa untuk membuat sistem sihir dalam World of Warcraft (WoW) berfungsi. Mereka memasukkan NPC kelinci kecil ke dalam setiap objek yang bisa dihancurkan pemain. Alih-alih memprogram ulang model baru untuk mengeluarkan mantra, mereka menyisipkan aset kecil yang sudah memiliki kemampuan tersebut.
Sayangnya, setiap kali pemain menghancurkan musuh atau objek, kelinci tak berdosa itu juga ikut mati. Rahasia ini sempat mengundang tawa sekaligus keterkejutan pada 2017. "Sepertinya tim Blizzard benar-benar tak punya belas kasihan," ujar salah satu pengamat.
2. Anjing dalam Fable 2 yang Dibuat Lebih Realistis dengan Kode Buruk
Saat mengembangkan Fable 2, tim Lionhead Studios menghadapi masalah pada anjing pendamping yang tak bisa berputar arah atau terjebak dalam lingkaran tak berujung. Alih-alih memperbaiki kode, mereka justru membiarkannya begitu saja. Hasilnya, perilaku anjing tersebut terasa lebih realistis, bahkan tak ada satu pun pemain yang menyadari kejanggalan tersebut.
"Kami tak melakukan apa-apa, dan itu justru membuatnya terlihat lebih alami," kata salah satu pengembang dalam wawancara.
3. Refleksi dalam Game yang Sebenarnya Dunia Paralel
Refleksi dalam game tak selalu mudah dibuat. Pada masa lalu, pengembang harus berkreasi ekstra untuk menciptakan efek tersebut. Contohnya dalam Conker’s Bad Fur Day, tim Rare menciptakan dunia paralel terbalik di bawah kaki karakter hanya untuk menghasilkan refleksi air yang tampak realistis.
"Bukannya genangan air, itu sebenarnya jendela ke dimensi lain yang diciptakan hanya untuk menambah realisme," jelas seorang mantan pengembang.
4. Sistem 'Pause' yang Ternyata Bukan Sekadar Menghentikan Game
Fitur jeda (pause) dalam game tampak sederhana, tapi nyatanya banyak game yang menggunakan trik rumit untuk menerapkannya. Beberapa game hanya memperlambat kecepatan hingga mendekati nol, sementara yang lain menggunakan sistem rendering khusus agar layar tak membeku saat pemain membuka menu.
"Tanpa trik ini, banyak game akan terasa sangat berbeda," ujar seorang insinyur game.
5. Dimensi Baru yang Diciptakan Hanya untuk Realisme
Beberapa game menciptakan dimensi atau dunia paralel hanya untuk meningkatkan realisme. Misalnya, dalam game Half-Life, refleksi air tak hanya menampilkan bayangan karakter, tapi juga dunia paralel yang diciptakan khusus untuk efek visual tersebut.
"Ini seperti melihat diri sendiri di cermin, tapi cermin itu sebenarnya jendela ke dunia lain," kata seorang desainer game.
Kesimpulan: Game Adalah Karya Seni yang Penuh Kejutan
Dari kelinci kecil hingga dunia paralel, trik-trik yang digunakan pengembang game seringkali tak terduga. Tanpa trik ini, banyak game yang tak akan terasa sehidup dan seinteraktif sekarang. "Membuat game itu seperti sihir, tapi dengan kode dan kreativitas," pungkas seorang pengembang.