Pabrikan mobil asal Jerman, BMW, kembali menghadirkan inovasi dalam dunia otomotif melalui iX3 Flow Edition, yang diperkenalkan di ajang Auto China. Konsep ini menampilkan kap mesin dengan teknologi E Ink terintegrasi, mirip dengan layar Kindle, yang memungkinkan pengguna memilih delapan animasi berbeda untuk ditampilkan.

Inovasi ini menandai pergeseran signifikan dalam desain otomotif, di mana pencahayaan tidak lagi dianggap sebagai elemen sekunder. Saat ini, banyak produsen mobil yang memanfaatkan pencahayaan sebagai bagian penting dari estetika, seperti gril bercahaya, bilah lampu, dan emblem menyala.

BMW sendiri telah lama bereksperimen dengan teknologi E Ink sejak memperkenalkan konsep iX Flow pada tahun 2022. Kini, teknologi tersebut semakin dekat dengan produksi massal dengan integrasi layar pada elemen bodi besar untuk pertama kalinya—dalam hal ini, kap mesin.

Pengguna dapat memilih dari delapan animasi yang tersedia, termasuk pencahayaan garis langit China dalam pola bergerak atau pencahayaan bangunan dengan berbagai tingkat kecerahan. Hasilnya, desain mobil ini tidak hanya fungsional tetapi juga menjadi karya seni otomotif yang dapat disesuaikan dari subtle hingga ekspresif.

Menurut BMW, teknologi ini tidak hanya membuat inovasi terlihat, tetapi juga memungkinkan pengemudi mengekspresikan gaya dan suasana hati secara personal dan kontekstual. Meskipun BMW belum mengumumkan kapan teknologi ini akan tersedia pada model produksi, tren personalisasi dalam industri otomotif semakin meningkat.

Produsen lain seperti Audi juga telah mengadopsi konsep serupa. Misalnya, model Q4 e-tron menawarkan pilihan tanda lampu sein siang hari yang dapat disesuaikan, menunjukkan bahwa personalisasi dalam desain mobil kini menjadi standar baru.

Sumber: CarScoops