Waktu terus berjalan bagi quarterback Texas Tech, Brendan Sorsby. Kini, ia mendesak agar pertanyaan mengenai status eligibilitasnya segera dijawab.

Melalui laporan Ross Dellenger dari Yahoo Sports, pengacara Sorsby telah mengajukan permohonan kepada NCAA untuk mempercepat proses pengembalian status bermainnya. Para pengacara juga memperingatkan bahwa gugatan hukum akan segera diajukan jika NCAA tidak merespons dengan cepat.

Status Sorsby menjadi tidak pasti setelah muncul dugaan bahwa ia memiliki masalah kecanduan judi. Dua minggu lalu, diketahui bahwa Sorsby telah merekrut pengacara ternama, Jeffrey Kessler, untuk membantu perjuangannya melanjutkan karier sepak bolanya.

Dampak Kecanduan dan Masa Depan Karier

Kecanduan judi telah membawa konsekuensi nyata bagi Sorsby, termasuk ancaman terhadap kontrak NIL senilai tujuh digit yang ia miliki. Kontrak tersebut bergantung pada partisipasinya di sepak bola perguruan tinggi pada tahun 2026. Jika ia tidak diizinkan bermain, Sorsby harus segera mendaftar dalam draft tambahan NFL untuk mempertahankan prospek kariernya.

Sorsby kini dihadapkan pada dua pilihan: menerima konsekuensi yang adil atas tindakannya atau membuktikan bahwa ia telah berubah dan layak untuk melanjutkan kariernya. Penundaan keputusan NCAA dapat membuatnya terjebak dalam ketidakpastian selama setahun penuh.

Harapan untuk Perlakuan yang Adil

Sorsby berhak mendapatkan jawaban cepat mengenai statusnya. Selain itu, ia juga berharap NFL tidak menolaknya hanya untuk menuruti tekanan NCAA. Sebagai contoh, ketika quarterback Ohio State, Terrelle Pryor, mengikuti draft tambahan pada 2011, NFL justru memilih pendekatan yang meniru sanksi NCAA tanpa alasan yang jelas.

Jika Sorsby akhirnya mengikuti draft tambahan NFL 2026, ia berhak mendapatkan kesempatan yang bersih dan adil untuk direkrut serta bersaing di level profesional.