Tim Editor Kontributor Carbon Brief untuk 2026

Carbon Brief mengumumkan lima akademisi internasional sebagai editor kontributor untuk masa bakti 2026. Mereka akan mendukung tim editorial dalam menyajikan perkembangan terkini di bidang ilmu iklim, keanekaragaman hayati, energi, dan kebijakan.

Para editor kontributor ini menjabat selama dua tahun tanpa dibayar dan tidak diharuskan untuk mendukung konten Carbon Brief. Mereka berperan dalam memastikan akurasi ilmiah dan memberikan masukan terkait perkembangan kebijakan terbaru.

Profil Para Editor Kontributor

Prof. Bethan Davies

Prof. Bethan Davies adalah profesor glasiologi di Universitas Newcastle. Spesialisasinya meliputi respons gletser dan lapisan es terhadap perubahan iklim, dengan fokus penelitian di British-Irish Ice Sheet, Patagonia, Antartika, Andes, Alaska, Svalbard, dan Austria.

Ia saat ini menjabat sebagai editor jurnal Quaternary Science Reviews, ketua UK Arctic-Antarctic Partnership, dan co-chair Diversity in Polar Science Initiative. Ia juga merupakan penulis utama pada laporan IPCC AR7 yang akan datang dan pendiri situs AntarcticGlaciers.org.

Dr. Joanna Depledge

Dr. Joanna Depledge adalah fellow di Cambridge Centre for Environment, Energy and Natural Resource Governance (CEENRG) Universitas Cambridge. Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dalam meliput negosiasi perubahan iklim dan lingkungan, termasuk sebagai staf di sekretariat UNFCCC dan reporter untuk Earth Negotiations Bulletin.

Sejak 2014, ia tergabung dalam tim editorial jurnal Climate Policy. Ia juga merupakan anggota pendiri Cambridge Zero, jaringan penelitian Climate Strategies, dan terlibat dalam komite pengarah laporan Production Gap Report untuk tahun 2020 dan 2021.

Dr. Gabriela Di Giulio

Dr. Gabriela Di Giulio adalah associate professor di Universitas São Paulo. Ia meraih gelar BA dalam jurnalisme, MSc dalam kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta PhD dalam lingkungan dan masyarakat dari Universitas Campinas.

Penelitiannya berfokus pada interaksi antara lingkungan, masyarakat, dan dinamika ilmu pengetahuan-kebijakan, terutama dampak krisis lingkungan terhadap konteks sosio-budaya. Saat ini, ia meneliti perubahan iklim dan adaptasi, tata kelola serta komunikasi risiko dan ketidakpastian, serta transisi menuju keberlanjutan.

Prof. Erich Fischer

Prof. Erich Fischer adalah ilmuwan iklim di ETH Zurich. Penelitiannya mencakup perubahan cuaca dan iklim ekstrem, deteksi dan atribusi, variabilitas iklim, serta ketidakpastian dalam proyeksi model global hingga regional.

Ia merupakan penulis utama pada laporan IPCC AR6 dan AR7, serta co-chair World Climate Research Program (WCRP) Lighthouse Activity tentang Explaining and Predicting Earth System Change (EPESC). Ia juga menjabat sebagai associate editor di jurnal Science Advances dan co-editor di jurnal Weather and Climate Dynamics.

Prof. Sabine Fuss

Prof. Sabine Fuss adalah pemimpin kelompok kerja dan kepala departemen penelitian di Potsdam Institute for Climate Impact Research (PIK). Ia juga memegang jabatan profesor dalam pengelolaan sumber daya berkelanjutan dan perubahan global.

Peran dan Kontribusi

Para editor kontributor ini akan membantu Carbon Brief dalam menyajikan informasi yang akurat dan terkini mengenai isu-isu penting di bidang iklim dan lingkungan. Mereka tidak hanya memberikan keahlian ilmiah, tetapi juga masukan kebijakan yang relevan untuk mendukung kerja jurnalisme lingkungan yang berkualitas.

"Kami sangat senang menyambut para editor kontributor baru ini. Mereka membawa keahlian dan perspektif yang sangat berharga untuk tim kami," ujar seorang perwakilan Carbon Brief.

Tentang Carbon Brief

Carbon Brief adalah media daring terkemuka yang fokus pada pelaporan isu-isu iklim dan energi. Didukung oleh para ahli, Carbon Brief menyediakan analisis mendalam serta liputan terkini mengenai perkembangan ilmiah dan kebijakan di bidang lingkungan.