Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Washington, D.C., duta besar Inggris untuk Amerika Serikat, Christian Turner, menyebutkan bahwa Amerika Serikat memiliki hubungan istimewa hanya dengan Israel. Pernyataan ini mencuat dalam acara yang dihadiri oleh Raja Charles III dan sejumlah pejabat tinggi.

Acara tersebut berupa pesta kebun yang digelar di kediaman resmi duta besar Inggris di Washington pada tanggal 27 April. Hadir dalam acara tersebut, selain Raja Charles III dan Duta Besar Christian Turner, juga sejumlah tokoh penting dari kedua negara.

Meskipun pernyataan Turner mendapat perhatian luas, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai konteks atau alasan di balik pernyataannya. Pernyataan ini pun memicu berbagai tanggapan dari berbagai pihak, terutama terkait hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan negara-negara lain.

Hubungan Amerika Serikat dengan Israel memang telah lama dianggap sebagai salah satu hubungan bilateral terpenting bagi kedua negara. Kerja sama di bidang militer, ekonomi, dan politik menjadi landasan utama hubungan tersebut. Namun, pernyataan Turner ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai posisi Amerika Serikat dalam hubungan internasional.

Para pengamat politik menilai bahwa pernyataan ini bisa menjadi indikasi adanya perubahan atau penegasan kembali kebijakan luar negeri Amerika Serikat di masa mendatang. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai hal ini.