Motorola kembali menarik perhatian dengan peluncuran ponsel lipat premium terbarunya, Motorola Razr Fold. Dengan desain yang elegan dan fitur canggih, ponsel ini siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, harga yang ditawarkan membuat banyak pihak terkejut.

Diluncurkan di Amerika Serikat pada 14 Mei 2026, Razr Fold dibanderol dengan harga $1.900. Angka ini tidak termasuk stylus Moto Pen Ultra, yang dijual terpisah dengan harga tambahan $100.

Harga yang tinggi ini menjadi sorotan karena tahun 2026 diprediksi sebagai tahun yang sulit bagi peluncuran ponsel kelas atas. Krisis memori global telah mendorong kenaikan harga komponen secara signifikan, sehingga ponsel premium pun terancam menjadi semakin mahal. Razr Fold, yang awalnya sudah berada di segmen harga tinggi, kini semakin sulit dijangkau oleh konsumen rata-rata.

Motorola sebelumnya telah mengungkapkan beberapa spesifikasi Razr Fold sejak pertama kali diperkenalkan di ajang CES. Namun, dari awal sudah terlihat bahwa perangkat ini tidak akan menjadi ponsel lipat yang lebih terjangkau—sesuatu yang sangat dibutuhkan pasar saat ini. Dengan peluncuran resmi ini, Motorola menegaskan bahwa Razr Fold memang ditujukan untuk segmen premium dengan harga yang setara.

Apakah harga $1.900 sepadan dengan fitur yang ditawarkan? Konsumen kini dihadapkan pada pilihan sulit di tengah keterbatasan anggaran akibat kenaikan harga ponsel secara umum.

Sumber: The Verge