OpenAI dilaporkan tengah mengeksplorasi opsi hukum setelah integrasi ChatGPT oleh Apple ke dalam produk-produknya dinilai tidak memenuhi ekspektasi perusahaan AI tersebut.

Ketika kesepakatan itu diumumkan, Apple membandingkan fitur yang menghubungkan Siri dengan ChatGPT dengan kontrak kontroversialnya yang menyematkan Google Search di browser Safari. Hal ini disampaikan oleh pihak-pihak internal yang berbicara dengan Bloomberg dengan syarat anonim. OpenAI sempat optimistis karena kesepakatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan miliaran dolar per tahun dari langganan, kata seorang eksekutif OpenAI yang juga berbicara tanpa menyebut nama.

Namun, kenyataannya berbeda. OpenAI menduga Apple sengaja tidak mempromosikan integrasi tersebut secara maksimal. Lebih parah lagi, OpenAI khawatir kesepakatan ini justru merusak citra merek ChatGPT.