OpenAI Perluas Kemampuan Codex dengan Pembaruan Terbaru

OpenAI baru saja merilis pembaruan signifikan untuk Codex, agen AI yang sebelumnya dikenal sebagai alat pengembangan kode. Pembaruan ini tidak hanya meningkatkan fungsionalitasnya, tetapi juga memberikan gambaran mengenai super app desktop yang tengah dikembangkan perusahaan tersebut.

Fitur Baru yang Menonjol

Dalam pembaruan ini, Codex kini dapat berinteraksi langsung dengan aplikasi di komputer pengguna. Pengguna dapat memerintahkan Codex untuk membuka aplikasi tertentu atau membiarkannya memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan. Fitur ini disebut-sebut sebagai keunggulan Codex dibandingkan kompetitor seperti Claude Cowork, karena menggunakan teknologi yang memungkinkan agen AI berjalan tanpa membebani sistem secara keseluruhan.

Selain itu, OpenAI juga meluncurkan 111 plugin baru untuk Codex. Plugin ini menggabungkan berbagai keterampilan, integrasi aplikasi, dan koneksi protokol server konteks untuk memberikan lebih banyak cara bagi Codex dalam mengumpulkan informasi dan menggunakan alat yang diandalkan oleh pengembang.

Browser dan Generasi Gambar Terintegrasi

Pembaruan ini juga dilengkapi dengan browser bawaan yang memiliki sistem komentar. Pengguna dapat meminta Codex untuk melakukan perubahan pada bagian tertentu dari halaman web atau aplikasi web yang sedang dibangun. Dalam demo yang ditunjukkan, seorang anggota tim Codex menggunakan fitur ini untuk meminta Codex mengubah margin pada grafik agar sumbu Y tidak terpotong.

Fitur generasi gambar juga hadir dengan model gpt-image-1.5. Codex kini dapat membuat konsep produk, mockup, desain frontend, hingga aset untuk game sederhana. Selain itu, Codex juga dapat menggunakan tangkapan layar untuk memverifikasi apakah tindakannya sesuai dengan permintaan pengguna.

Fitur Memori untuk Produktivitas Lebih Tinggi

OpenAI juga memperkenalkan dua fitur memori dalam pembaruan ini. Fitur pertama memungkinkan Codex mengingat konteks dari tugas sebelumnya untuk digunakan dalam permintaan di masa mendatang. Dengan waktu, fitur ini diharapkan dapat membuat Codex merespons permintaan dengan lebih cepat dan berkualitas lebih tinggi. Selain itu, Codex juga dapat menggunakan konteks yang dikumpulkan untuk menyarankan tindakan proaktif. Misalnya, pada awal hari kerja, Codex dapat menyarankan pengguna untuk membalas komentar rekan kerja pada draf Google Doc yang dibuat.

Kapan Pembaruan Ini Tersedia?

Pembaruan Codex saat ini mulai dirilis kepada pengguna aplikasi desktop yang sudah masuk akun. OpenAI menyatakan bahwa pembaruan ini ditujukan untuk pengembang terlebih dahulu, namun di masa depan, fitur-fitur ini akan diperluas untuk pengguna yang lebih luas.

"Kami membangun super app secara terbuka. Pembaruan ini ditujukan untuk pengembang. Di masa depan, kami akan memperluasnya untuk audiens yang lebih luas."
— Thibault Sottiaux, Kepala Codex, OpenAI

Apa yang Diharapkan Selanjutnya?

Pembaruan Codex ini menjadi langkah awal bagi OpenAI untuk mewujudkan super app desktop yang diumumkan sebelumnya. Meskipun aplikasi tersebut belum dirilis, pembaruan ini memberikan gambaran mengenai kemampuan yang akan dimiliki oleh super app tersebut. Dengan integrasi yang lebih dalam antara berbagai alat dan fitur AI, OpenAI berupaya menciptakan pengalaman pengguna yang lebih terpadu dan efisien.

Sumber: Engadget