Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia, menyebabkan nyeri kronis dan keterbatasan gerak. Saat ini, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan OA secara permanen. Sebagian besar terapi hanya meredakan gejala atau mengganti sendi yang rusak dengan implan buatan.
Namun, sebuah terobosan baru dari Advanced Research Projects Agency for Health (ARPA-H) melalui program Novel Innovations for Tissue Regeneration in Osteoarthritis (NITRO) menawarkan harapan baru. Program ini melibatkan kolaborasi peneliti dari Duke University, Columbia University, dan University of Colorado Boulder untuk mengembangkan terapi yang memungkinkan sendi memperbaiki diri secara alami.
Bagaimana Terapi Regeneratif Bekerja?
NITRO fokus pada tiga pendekatan utama untuk meregenerasi jaringan sendi:
- Regenerasi tulang: Menggunakan kombinasi obat yang disuntikkan untuk merangsang pertumbuhan tulang baru.
- Regenerasi tulang rawan: Mengembangkan implan lutut hidup dari jaringan manusia yang dapat terurai secara alami.
- Perbaikan cepat sendi rusak: Menggunakan sistem pengiriman obat dan protein rekayasa untuk memperbaiki kerusakan tulang rawan.
Inovasi dari Para Peneliti
Duke University: Kombinasi Obat Injeksi untuk Regenerasi Sendi
Tim Duke University mengembangkan dua formulasi obat kombinasi yang disuntikkan untuk merangsang pertumbuhan tulang dan tulang rawan. Obat ini dirancang untuk digunakan sekali setahun, memberikan efek jangka panjang dalam meredakan nyeri dan mengembalikan fungsi sendi. Salah satu formulasi bahkan dapat disuntikkan secara intravena untuk memperbaiki tulang rawan di beberapa sendi sekaligus.
University of Colorado Boulder: Sistem Pengiriman Obat untuk Perbaikan Cepat
Peneliti di universitas ini telah mengembangkan dua terapi yang memungkinkan sendi yang rusak atau menua untuk memperbaiki diri dengan cepat. Salah satunya adalah sistem pengiriman partikel yang melepaskan obat regeneratif dalam dosis berkala selama beberapa bulan. Terapi lainnya adalah koktail protein rekayasa yang disuntikkan secara artroskopi dan mengeras di tempat untuk memperbaiki lesi tulang rawan secara presisi.
Columbia University: Lutut 3D Cetak dari Jaringan Manusia
Tim Columbia University tengah mengembangkan lutut buatan cetak 3D yang terbuat dari jaringan manusia dewasa. Lutut ini ditanamkan pada struktur biodegradable yang memungkinkan tubuh untuk secara bertahap menggantikannya dengan jaringan alami. Inovasi ini berpotensi menghilangkan kebutuhan akan penggantian sendi buatan di masa depan.
Uji Coba Manusia Segera Dimulai
Menurut ARPA-H, uji coba klinis pada manusia untuk terapi-terapi ini diperkirakan akan dimulai dalam waktu satu tahun ke depan. Jika berhasil, terapi regeneratif ini dapat merevolusi pengobatan osteoarthritis dengan mengembalikan fungsi sendi secara alami dan mengurangi ketergantungan pada operasi penggantian sendi.
“Program NITRO bertujuan untuk mengubah paradigma pengobatan osteoarthritis dari sekadar meredakan gejala menjadi menyembuhkan kerusakan sendi secara fundamental. Ini adalah langkah besar menuju masa depan di mana osteoarthritis tidak lagi menjadi penyakit kronis yang melemahkan.”
— Direktur ARPA-H
Harapan untuk Masa Depan
Osteoarthritis saat ini mempengaruhi lebih dari 32 juta orang di Amerika Serikat saja, dengan biaya perawatan tahunan mencapai lebih dari $132 miliar. Dengan tidak adanya obat yang efektif, terapi regeneratif ini menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan dan alami.
Meskipun masih dalam tahap pengembangan, kemajuan yang dicapai oleh NITRO memberikan harapan besar bagi jutaan penderita osteoarthritis di seluruh dunia. Jika uji coba berhasil, terapi ini dapat menjadi terobosan terbesar dalam pengobatan penyakit sendi dalam beberapa dekade terakhir.