Valve telah mengumumkan peluncuran berkas desain Steam Controller secara terbuka. Keputusan ini memungkinkan pengguna untuk memodifikasi perangkat keras atau membuat aksesori sendiri bagi perangkat yang sudah tidak diproduksi sejak 2019.

Perusahaan yang berbasis di Washington ini menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mendukung komunitas pengembang dan penggemar yang ingin tetap menggunakan Steam Controller. Meskipun perangkat kerasnya sudah tidak tersedia di pasaran, Valve memberikan akses penuh terhadap desainnya melalui repositori GitHub.

Dengan rilisnya berkas desain ini, pengguna dapat:

  • Membuat casing atau aksesori kustom menggunakan printer 3D.
  • Memodifikasi komponen internal untuk meningkatkan kinerja atau kenyamanan.
  • Mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk meningkatkan fungsionalitas.

Valve juga menekankan bahwa proyek ini bersifat open-source, sehingga siapa pun dapat berkontribusi atau memodifikasi desain sesuai kebutuhan. Hal ini diharapkan dapat memperpanjang umur Steam Controller dan mendorong inovasi lebih lanjut dalam komunitas modding.

Steam Controller sendiri pernah menjadi salah satu perangkat gaming yang inovatif pada masanya, dengan fitur dual trackpad dan dukungan untuk berbagai permainan. Meskipun Valve menghentikan produksinya, komunitas penggunanya tetap aktif hingga saat ini.

"Kami senang melihat komunitas kreatif kami terus berkembang dan menemukan cara baru untuk menggunakan perangkat keras yang sudah ada," ujar seorang juru bicara Valve.

Rilis berkas desain ini juga menjadi contoh bagaimana perusahaan teknologi dapat mendukung komunitasnya dengan memberikan akses terbuka terhadap sumber daya yang berharga.

Sumber: Engadget