Rantai bioskop AMC berhasil mencatatkan pendapatan lebih dari $1 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, melampaui proyeksi Wall Street sebesar $997 juta. Kinerja ini didorong oleh kesuksesan film-film seperti Avatar: Fire and Ash dan Scream 7, yang membantu AMC mengatasi kerugian besar akibat penurunan industri perfilman beberapa tahun terakhir.

Meskipun masih mengalami kerugian sebesar $117 juta atau 36 sen per saham pada kuartal pertama, angka ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mencatat kerugian $202 juta atau 58 sen per saham. AMC juga berhasil membukukan pendapatan operasional yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) terbaik sejak sebelum pandemi pada 2019, dengan peningkatan sebesar $96 juta secara tahunan.

Kinerja Kuartal Pertama yang Meningkat

Menurut laporan Zacks Investment Research, kerugian AMC pada kuartal pertama tahun ini lebih besar dari perkiraan analis yang memperkirakan kerugian sebesar 32 sen per saham. Namun, pencapaian pendapatan $1,04 miliar menjadi sorotan positif, menunjukkan pemulihan yang kuat di industri perfilman.

CEO AMC, Adam Aron, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menyebutkan, "Saya sangat senang melaporkan bahwa AMC mencatatkan hasil Adjusted EBITDA kuartal pertama terbaik sejak 2019 sebelum pandemi. Peningkatan ini didorong oleh kinerja domestik yang kuat serta perbaikan signifikan di pasar internasional, terutama di Eropa."

Aron juga menekankan komitmen AMC dalam meningkatkan pengalaman menonton film sambil menjaga pertumbuhan pendapatan dan pengendalian biaya. "Hasil yang jauh lebih baik ini menunjukkan potensi leverage operasional dalam bisnis kami, menghasilkan perbaikan yang nyata saat pendapatan meningkat," tambahnya.

Proyeksi Masa Depan yang Optimis

Selain pencapaian kuartal pertama, AMC juga optimis dengan kinerja kuartal kedua tahun ini. Film-film seperti Project Hail Mary, The Super Mario Galaxy Movie, dan Michael diprediksi akan mendukung profitabilitas rantai bioskop ini. Dengan jadwal rilis film yang kuat hingga 2026, AMC menargetkan tahun yang berkelanjutan dengan laba yang stabil.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa industri perfilman mulai pulih setelah masa-masa sulit akibat pandemi dan persaingan dengan layanan streaming. AMC berhasil memanfaatkan momentum positif di awal tahun untuk memperbaiki kinerja keuangannya secara keseluruhan.

Sumber: The Wrap