Pemerintah Prancis Konfirmasi Peretasan Data ANTS

Pemerintah Prancis melalui Agence nationale des titres sécurisés (ANTS) atau dikenal sebagai France Titres mengonfirmasi terjadinya peretasan data pada pekan lalu. ANTS mendeteksi insiden ini pada tanggal 15 April 2024.

Peretas Klaim Bertanggung Jawab dan Miliki 19 Juta Data

Sehari setelahnya, seorang peretas mengaku bertanggung jawab atas peretasan ini. Ia mengklaim memiliki hingga 19 juta data warga Prancis yang berencana dijual. Menurut laporan Bleeping Computer, data tersebut belum tersebar luas hingga saat ini.

Jenis Data yang Terkompromi

ANTS bertugas mengelola dokumen identitas nasional Prancis, termasuk:

  • KTP nasional
  • Paspor
  • Surat izin mengemudi
  • Dokumen imigrasi

Data yang bocor meliputi:

  • Nama lengkap
  • Alamat email
  • Tanggal lahir
  • ID akun
  • ID login
  • Nomor telepon
  • Alamat surat-menyurat

Ancaman Phishing dan Langkah Pencegahan

Meskipun peretasan tidak memberikan akses ke portal resmi ANTS, data yang bocor berpotensi disalahgunakan untuk serangan phishing atau tindakan ilegal lainnya. ANTS mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan lembaga tersebut.

"Masyarakat diminta untuk tidak membuka tautan atau lampiran dari sumber yang tidak dikenal, serta segera melaporkan jika menerima pesan mencurigakan," demikian pernyataan resmi ANTS.

Sumber: Engadget