Audi baru-baru ini memberikan kesempatan kepada wartawan untuk melihat langsung interior dari SUV andalan barunya, Q9, yang akan diluncurkan musim panas ini. Kunjungan ini meliputi penerbangan dari Washington, DC, ke Munich, Jerman, serta akomodasi selama kunjungan tersebut.

Di Eropa, mayoritas pembeli mobil kini lebih memilih SUV dibandingkan sedan. Meskipun demikian, Audi tetap menegaskan posisi Q9 sebagai SUV ukuran penuh pertama mereka, yang dirancang khusus untuk pasar Amerika Utara. Bahkan, dalam tahap akhir pengembangan, Audi sempat merancang ulang tempat cangkir untuk menampung mug besar yang sedang tren.

Saat ini, hanya eksterior Q9 yang masih disamarkan untuk menjaga kerahasiaan desain. Namun, interior yang ditampilkan dalam foto-foto tersebut sudah mendekati versi produksi. Tersedia beberapa pilihan trim, termasuk yang menggunakan warna beige dan cokelat untuk menciptakan suasana yang lebih hangat, seperti yang terinspirasi dari alam. Salah satu pilihan menarik adalah penggunaan kayu zaitun bertekstur halus sebagai alternatif dari serat karbon kasar yang terlihat pada foto. Kombinasi berbagai tekstur ini meningkatkan kesan mewah interior Q9, dengan lebih banyak penggunaan finishing matte daripada glossy.

Di bagian depan, desain dasbor Q9 terinspirasi oleh konsep Grandsphere tahun 2021. Meskipun konsep tersebut tidak menggunakan teknologi yang tersedia saat ini, Q9 hadir dengan layar digital yang luas. Layar instrumen utama dan infotainment melengkung di sekitar pengemudi, namun tidak terlalu tinggi sehingga pengemudi tetap memiliki pandangan jelas ke depan. Terdapat juga lampu interaksi di sepanjang dasar kaca depan yang memberikan petunjuk visual saat pengemudi menggunakan lampu sein atau hazard.