DeepSeek baru saja meluncurkan dua model AI terbarunya, yaitu V4 Pro dan V4 Flash, lebih dari setahun setelah model sebelumnya sempat viral dan menduduki peringkat teratas aplikasi gratis di App Store Apple Amerika Serikat.
Dalam pengumuman resminya, DeepSeek menyatakan, "Selamat datang di era panjang konteks hemat biaya hingga 1 juta token." Panjang konteks merujuk pada jumlah token maksimum yang dapat diingat oleh model AI. Semakin besar angka ini, semakin konsisten dan koheren AI dalam percakapan panjang. Sebagai perbandingan, model terbaru OpenAI, GPT-5.5, memiliki jendela konteks antara 400.000 hingga 1 juta token.
Model terbaru ini tetap bersifat open-source, memungkinkan pengguna untuk mengunduh dan memodifikasi kode sesuai kebutuhan. DeepSeek mengklaim bahwa V4 Pro memiliki kemampuan agen yang disempurnakan dan mampu menyaingi model tertutup terbaik dalam hal penalaran. Selain itu, model ini disebut hanya tertinggal dari Gemini-3.1-Pro dalam hal pengetahuan dunia yang kaya.
Sementara itu, V4 Flash tidak sekuat V4 Pro, tetapi menawarkan waktu respons yang lebih cepat. Meskipun demikian, kemampuan penalarannya disebut hampir menyamai V4 Pro, terutama dalam tugas-tugas agen sederhana.
Kontroversi dan Pembatasan Penggunaan
Setelah sukses menduduki peringkat atas App Store, penggunaan DeepSeek sempat dilarang oleh agen federal AS dan perangkat milik pemerintah karena dianggap sebagai ancaman keamanan nasional dan berpotensi merugikan stok AI dalam negeri. Selain itu, Korea Selatan juga sempat menghentikan sementara unduhan aplikasinya karena keprihatinan privasi.
Peluncuran model ini diumumkan melalui akun Twitter resmi DeepSeek pada 24 April 2026 dengan cuitan:
🚀 DeepSeek-V4 Preview resmi diluncurkan secara open-source! Selamat datang di era panjang konteks hemat biaya 1 juta token.
🔹 DeepSeek-V4-Pro: 1,6T total / 49B parameter aktif. Kinerja menyaingi model tertutup terbaik dunia.
🔹 DeepSeek-V4-Flash: 284B total / 13B parameter aktif.
… https://t.co/n1AgwMIymu
— DeepSeek (@deepseek_ai) April 24, 2026