Discord Melaporkan Gangguan Sistem API
Discord, platform komunikasi populer yang banyak digunakan oleh komunitas game dan profesional, tengah mengalami gangguan teknis. Masalah ini terkait dengan sistem API yang menyebabkan sebagian pengguna tidak dapat mengakses layanan secara normal.
Penyelidikan Sedang Berlangsung
Menurut keterangan resmi dari Discord melalui akun Twitter resminya, perusahaan saat ini sedang menyelidiki akar permasalahan tersebut. Dalam unggahan yang diposting pada 15 Oktober 2023, Discord menyatakan bahwa mereka telah mengetahui adanya gangguan pada sistem API dan sedang bekerja untuk menyelesaikannya.
"Kami menyadari adanya gangguan pada sistem API Discord. Saat ini, tim kami sedang menyelidiki dan bekerja untuk mengatasi masalah ini sesegera mungkin."
Dampak yang Dirasakan Pengguna
Gangguan ini memengaruhi sejumlah fitur utama, termasuk:
- Pengiriman pesan teks dan suara;
- Akses ke server dan saluran;
- Integrasi dengan aplikasi pihak ketiga;
- Fitur panggilan suara dan video.
Beberapa pengguna melaporkan mengalami kesulitan saat mencoba masuk atau menggunakan aplikasi, baik melalui versi desktop maupun mobile. Meskipun tidak semua pengguna terdampak, gangguan ini cukup signifikan mengingat Discord digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia.
Tindakan yang Dapat Dilakukan Pengguna
Saat ini, Discord belum memberikan perkiraan waktu perbaikan. Namun, perusahaan menyarankan pengguna untuk:
- Memeriksa status layanan resmi Discord di discordstatus.com untuk pembaruan terbaru;
- Mencoba masuk kembali setelah beberapa waktu;
- Menghubungi tim dukungan Discord jika masalah berlanjut.
Sejarah Gangguan Serupa
Discord pernah mengalami gangguan serupa pada tahun-tahun sebelumnya, terutama saat lonjakan pengguna terjadi. Pada bulan Maret 2023, platform ini mengalami gangguan besar yang menyebabkan ketidakstabilan layanan selama beberapa jam. Gangguan tersebut juga terkait dengan sistem API dan server.
Perusahaan terus berupaya meningkatkan infrastruktur untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan. Meskipun demikian, gangguan teknis seperti ini tetap menjadi tantangan bagi platform dengan jutaan pengguna aktif.