Universal Studios Hollywood resmi menggelar Fan Fest Nights untuk tahun kedua, sebuah acara malam eksklusif yang menjadi perluasan kreatif dari formula sukses acara larut malam Halloween Horror Nights. Tahun ini, acara ini menghadirkan pengalaman interaktif yang lebih mendalam serta penekanan pada franchise anime.

Bagi pengunjung yang baru pertama kali mengikuti Fan Fest Nights, acara ini pertama kali digelar tahun lalu sebagai acara berbayar dengan konsep bebas berekspresi. Para tamu didorong untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap suatu fandom dengan mengenakan kostum karakter favorit dan berpartisipasi dalam aktivitas yang terinspirasi dari properti tersebut. Misalnya, pengunjung dapat menemukan pasangan yang mengenakan kostum dari serial Over the Garden Wall karya Cartoon Network, meskipun acara tersebut tidak secara resmi diwakili dalam acara tersebut.

Meskipun terinspirasi oleh Halloween Horror Nights, Fan Fest Nights tahun pertama menawarkan campuran pengalaman yang menarik. Terdapat beberapa aktivitas berjalan seperti di rumah hantu, yang terinspirasi dari Star Trek dan Dungeons & Dragons. Selain itu, ada juga pemutaran film 3D anime populer yang diimpor dari Universal Studios Osaka, serta permainan pencarian di Super Nintendo Land yang berfokus pada teman dinosaurus Mario, Yoshi.

Namun, sorotan utama dari acara tahun pertama adalah pengalaman Back to the Future yang berlangsung di Courthouse Square, lokasi syuting ikonik yang pernah digunakan dalam berbagai film klasik seperti It Came From Outer Space, Tarantula, hingga episode The Twilight Zone tahun 1959, dan Gremlins. Di sana, para pengunjung dapat menyaksikan aktor memerankan karakter-karakter kunci dari film tersebut. Mereka dapat melihat Marty yang pertama kali tiba di tahun 1955, Biff yang ditegur oleh kepala sekolah, serta adegan dansa Enchantment Under the Sea dan sambaran petir yang menyambar menara jam. Bahkan, terdapat dua jalur api yang menyala dan pelat nomor mobil yang berputar, persis seperti saat DeLorean melaju kembali ke masa depan.

Meskipun pengalaman Back to the Future menjadi sorotan, struktur acara yang kurang terarah membuat pengunjung dapat menghabiskan waktu berjam-jam hanya dengan menonton adegan yang berulang. Para aktor dan karakter baru dengan gaya permainan yang berbeda terus memeriahkan suasana. Meskipun demikian, acara ini dianggap sukses besar. Tahun ini, Universal Creative dan tim hiburan taman telah melakukan perbaikan dengan menghadirkan dua pengalaman utama yang lebih terstruktur.

Dua Pengalaman Utama di Tahun Kedua

Pengalaman pertama yang paling menonjol adalah Forbidden Forest: A Search for the Hippogriff di The Wizarding World of Harry Potter. Acara ini mengajak pengunjung untuk menjelajahi hutan terlarang dalam pencarian makhluk legendaris, Hippogriff. Aktivitas ini menawarkan interaksi yang lebih mendalam dengan dunia sihir Harry Potter, memungkinkan pengunjung untuk merasakan petualangan yang lebih imersif.

Selain itu, acara tahun ini juga menampilkan pengalaman bertema anime yang lebih beragam. Universal Studios Hollywood berkolaborasi dengan berbagai franchise anime populer untuk menciptakan aktivitas yang menarik bagi penggemar genre tersebut. Dari permainan interaktif hingga pertunjukan panggung, acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih kaya dan bervariasi bagi para pengunjung.

Dengan penekanan pada interaktivitas dan inklusivitas terhadap berbagai fandom, Fan Fest Nights tahun ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih memuaskan dan tak terlupakan bagi para pengunjung. Universal Studios Hollywood terus berinovasi untuk menjadikan acara ini sebagai salah satu destinasi wajib bagi para penggemar hiburan dan budaya pop.

Sumber: The Wrap