Dallas Cowboys melalui George Pickens kini telah menerima tender franchise untuk musim 2026. Keputusan ini menegaskan komitmennya untuk tetap berada di tim meski tanpa kontrak jangka panjang. Mengapa ia memilih langkah ini?
Alasannya sederhana. Pickens bisa saja menghindari seluruh program offseason, training camp, hingga pra-musim. Ia bahkan berpeluang untuk datang hanya beberapa hari sebelum musim reguler dimulai, mengambil tender senilai $27,298 juta, dan tetap mendapatkan seluruh bayaran tanpa perlu bermain.
Ia juga berpotensi untuk absen selama 10 minggu pertama musim reguler, menerima $12,13 juta, lalu menandatangani kontrak satu tahun dan mengklaimnya sebagai tahun kontrak. Pilihan lain yang terbuka baginya adalah menuntut pertukaran tim atau meminta syarat lebih baik dari tender franchise, seperti jaminan tidak akan ditagih lagi pada 2027.
Namun, Pickens tidak memilih jalur itu. Ia menerima tender sekarang, sehingga kontraknya resmi berlaku. Meskipun masih bisa melewatkan mini camp wajib dengan denda, atau bahkan absen beberapa hari di training camp (dengan konsekuensi denda), pilihan itu tetap terbuka tanpa perlu menerima tender.
Sinyal yang tak terbantahkan dari keputusannya adalah sikap profesionalitasnya. Ia mengikuti jejak quarterback Dak Prescott pada 2020: menerima keadaan, bekerja keras, dan menunggu perkembangan pada 2027.
Bagi Pickens, yang reputasinya masih dipertanyakan setelah tiga musim di Pittsburgh, langkah ini krusial. Ia perlu membuktikan dirinya sebagai pemain yang berbeda di Dallas. Musim lalu menjadi titik balik penting baginya. Meskipun tender franchise untuk posisi receiver saat ini $15 juta lebih rendah dari rata-rata tahunan pasar teratas, bayaran ini jauh melampaui ekspektasi sebelum ia diperdagangkan ke Cowboys pada Mei 2023.
Strategi Pickens jelas: tampil impresif tahun ini agar Cowboys terpaksa mempertimbangkan kontrak jangka panjang untuknya. Jika tidak, mereka bisa saja men-tag lagi dirinya pada 2027 dengan kenaikan 20% (menjadi $32,76 juta). Namun, tag ketiga hampir pasti tidak akan terjadi karena biayanya terlalu tinggi—setidaknya $47,17 juta.
Dengan demikian, Pickens menutup tiga musim yang fluktuatif di Pittsburgh dengan tiga musim solid di Dallas. Pada usia 27 tahun, ia masih memiliki performa prima dan potensi penghasilan lebih dari $60 juta jika dua musim ke depan berjalan baik. Ia juga berpeluang menembus pasar bebas kontrak dengan posisi tawar yang kuat.
Itulah alasan utama ia menerima tender franchise. Bagi kariernya yang dimulai dengan ketidakpastian, ini adalah satu-satunya langkah terbaik.