Google mencatatkan jumlah kueri pencarian tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal pertama tahun 2026. Hal ini diungkapkan oleh CEO Alphabet, Sundar Pichai, dalam laporan keuangan perusahaan yang dirilis Rabu (16/4).
Menurut Pichai, lonjakan ini tidak terlepas dari investasi besar-besaran di bidang AI dan pendekatan terpadu yang diterapkan Google dalam mengembangkan layanan pencariannya. "Investasi AI kami dan pendekatan full stack telah menyinari setiap bagian bisnis," ujarnya.
Pichai juga menjelaskan bahwa kuartal pertama 2026 menjadi kuartal terkuat sepanjang sejarah untuk rencana AI konsumen, terutama didorong oleh aplikasi Gemini. Selain itu, Google kini memiliki lebih dari 350 juta langganan berbayar, dengan YouTube dan Google One sebagai kontributor utama.
Pertumbuhan Pendapatan dan Penggunaan AI
Pencarian yang didukung AI tidak hanya meningkatkan jumlah kueri, tetapi juga mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pichai menekankan bahwa pengalaman pencarian yang dioptimalkan AI telah menjadi kunci keberhasilan ini.
"Kuartal ini menunjukkan bagaimana AI tidak hanya mengubah cara pengguna berinteraksi dengan layanan kami, tetapi juga membuka peluang bisnis baru," tambahnya.
Dukungan dari Layanan Lain
Selain pencarian, pertumbuhan langganan berbayar juga didukung oleh layanan lain seperti YouTube Premium dan Google One. Kombinasi ini menunjukkan bahwa ekosistem Google semakin terintegrasi dan saling mendukung satu sama lain.
Laporan keuangan Alphabet juga menyoroti bahwa investasi di bidang AI tidak hanya berfokus pada pencarian, tetapi juga pada pengembangan produk-produk lain yang memanfaatkan teknologi ini. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan di masa depan.