Jetour, merek baru yang lahir dari Chery, kembali mencuri perhatian dengan peluncuran Jetour G700. Model ini bukan sekadar SUV biasa—melainkan kendaraan amphibi yang mampu melintasi danau layaknya perahu. Baru-baru ini, Jetour menunjukkan kemampuannya saat melintasi Danau Yanqi di utara Beijing.

Tidak hanya sekadar mengapung, Jetour G700 Ark Edition dilengkapi dengan sistem propulsi khusus. Saat berada di air, mesin turbo 2.0 liter dan dua motor listrik tidak lagi menggerakkan roda, melainkan mengaktifkan dua propeler. Sistem stabilitas giroskopik juga dipasang untuk menjaga keseimbangan saat melaju di permukaan air.

Kemampuan amphibi ini awalnya dirancang untuk situasi darurat, seperti melintasi banjir. Namun, dengan performa yang ditawarkan, tidak mengherankan jika pemiliknya kelak akan memanfaatkannya untuk kesenangan pribadi.

Spesifikasi dan Performa Jetour G700

Jetour G700 memiliki ukuran yang mirip dengan Toyota Land Cruiser 300 Series. Dengan tenaga 892 hp dan torsi 837 lb-ft (1.135 Nm), SUV ini mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu hanya 4,6 detik. Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan tiga differential lock untuk meningkatkan performa off-road.

Dapur pacunya menggunakan baterai CATL berkapasitas 31,4 kWh, yang memungkinkan mobil menempuh jarak hingga 150 km dalam mode listrik murni. Proses pengisian baterai dari 20% hingga 80% hanya membutuhkan waktu 10 menit.

Sejarah Singkat Kendaraan Amphibi di Industri Otomotif

Kemampuan melintasi air bukanlah hal baru bagi industri otomotif. Pada 2022, BYD melalui divisi YangWang-nya mencuri perhatian dunia dengan U8, SUV yang mampu mengapung dan melaju di atas air. Jetour G700 kini hadir dengan pendekatan yang lebih canggih, mengintegrasikan teknologi propeler dan sistem stabilisasi untuk pengalaman berkendara yang lebih aman dan menyenangkan.

Meskipun Jetour menekankan bahwa fitur amphibi ini dirancang untuk keadaan darurat, tidak dapat dipungkiri bahwa inovasi ini membuka peluang baru bagi pengembangan kendaraan masa depan. Dengan semakin banyaknya merek China yang berani melampaui batas konvensional, persaingan di industri otomotif global pun semakin menarik.

Sumber: CarScoops