Jimmy Kimmel sempat mempertimbangkan untuk meredakan kritiknya terhadap Melania dan Donald Trump setelah seminggu penuh ketegangan dengan pasangan presiden tersebut. Namun, komedian ini akhirnya kembali ke gaya monolognya yang biasa.

Dalam penampilannya di acara Jimmy Kimmel Live! terbaru, Kimmel membahas acara makan malam kenegaraan di Washington, D.C., yang menghormati Raja Charles III dan Ratu Camilla. Ia memulai dengan sindiran tajam terhadap hubungan khusus antara Amerika Serikat dan Inggris.

"Jadi, Raja Charles datang untuk memperbaiki hubungan Amerika Serikat dengan semua orang, benar-benar semua orang di dunia," ujar Kimmel. "Kita saat ini tidak lebih populer dari kudis. Hubungan istimewa kita dengan Inggris sedang dalam kondisi kritis."

Kimmel melanjutkan dengan menyebutkan bahwa hubungan istimewa tidak hanya terlihat dalam acara kenegaraan tersebut. Ia pun menyindir interaksi fisik pasangan Trump saat memasuki acara tersebut.

"Pasangan pertama kita, Donald dan Melania, yang belakangan ini tampak lebih dekat dari sebelumnya — dan saya suka berpikir bahwa saya turut berperan dalam hal itu," kata Kimmel.

Ia kemudian meminta penonton di studio untuk memperhatikan gerakan tangan Trump saat memasuki acara tersebut. "Karena tangan bisa bicara banyak," ujarnya.

Dalam cuplikan video yang ditayangkan, terlihat Melania yang mengenakan sarung tangan sebentar memegang tangan Donald sebelum melepaskannya. Presiden kemudian terlihat mengetuk tangan istrinya, namun Melania tidak membalasnya. Saat penonton tertawa melihat cuplikan tersebut, Kimmel berkomentar,

"Tahukah kalian? Setelah seminggu penuh ketegangan dengan pasangan pertama, saya hanya ingin mengatakan bahwa itu adalah interaksi yang sepenuhnya normal bagi dua orang yang sangat saling mencintai."

Namun, Kimmel dengan cepat menghentikan basa-basi tersebut dengan sindiran berikutnya:

"Mungkin itu sebabnya tangan Donald penuh dengan memar akibat Melania menepisnya."

Tidak diragukan lagi bahwa Kimmel dan Trump saling tidak menyukai satu sama lain. Pada Senin sebelumnya, Melania Trump menulis di platform X (sebelumnya Twitter) untuk mendesak ABC memecat Kimmel setelah monolognya di acara White House Correspondents' Dinner menyamakan dirinya dengan "janda hamil" beberapa hari sebelum acara tersebut dibatalkan akibat insiden tembakan.

"Retorika kebencian dan kekerasan Kimmel dimaksudkan untuk memecah belah negara kita," tulis Melania. "Monolognya tentang keluargaku bukanlah lelucon — kata-katanya bersifat korosif dan semakin memperdalam penyakit politik di Amerika. Orang-orang seperti Kimmel tidak seharusnya memiliki kesempatan untuk memasuki rumah kita setiap malam untuk menyebarkan kebencian. Kimmel adalah pengecut yang bersembunyi di balik ABC karena dia tahu jaringan tersebut akan terus melindunginya. Cukup sudah. Sudah saatnya para pemimpin ABC mengambil sikap. Berapa kali lagi ABC akan membiarkan perilaku keji Kimmel merugikan masyarakat kita?"

Tak lama setelah pernyataan Melania, Donald Trump turut menyuarakan pendapat serupa di akun Truth Social miliknya. Presiden menulis bahwa Kimmel harus "segera dipecat" oleh ABC karena "ini adalah sesuatu yang jauh melampaui batas."

Kimmel kemudian membela leluconnya tersebut. Ia menjelaskan bahwa leluconnya itu merupakan "roasting ringan" yang menyoroti usia Trump.

Sumber: The Wrap