Steve Tisch, mantan pemilik bersama New York Giants, kembali hadir di ruang draft tim tersebut pada dua malam pertama NFL Draft 2026. Tisch sebelumnya telah menyerahkan sahamnya kepada sebuah yayasan untuk anak-anaknya, namun tetap aktif dalam operasional tim.
Joe Schoen, General Manager Giants, menanggapi kehadiran Tisch dengan sikap yang tidak terlalu dipersoalkan. "Beliau adalah ketua tim, dan setiap tahun selalu hadir di ruang draft," ujar Schoen kepada wartawan, seperti dikutip oleh New York Daily News.
Meskipun Tisch tidak lagi memiliki saham di Giants, keterlibatannya dalam tim tetap terlihat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan Tisch dengan Jeffrey Epstein, yang sebelumnya menjadi sorotan publik. Namun, NFL tampaknya tidak berniat untuk menyelidiki lebih lanjut keterkaitan tersebut.
Liga beralasan bahwa Tisch bukan lagi pemilik, sehingga tidak perlu dilakukan penyelidikan mendalam. Sikap ini menunjukkan bahwa baik Giants maupun NFL tidak menganggap hubungan Tisch dengan Epstein sebagai masalah serius. E-mail yang beredar mengenai keterlibatan Tisch dengan Epstein dianggap sebagai fakta yang ada, namun liga memilih untuk mengabaikannya.
Keputusan liga untuk tidak melakukan investigasi lebih lanjut terhadap Tisch juga mencerminkan pola yang sering terjadi dalam kasus-kasus serupa. Banyak pihak yang berkuasa cenderung menunda atau mengabaikan isu yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih besar. Bahkan, pemimpin negara pun terkesan tidak memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.
Dengan demikian, kehadiran Tisch di ruang draft Giants tidak menimbulkan kontroversi berarti, meskipun latar belakangnya yang kontroversial. Hal ini menunjukkan bahwa dalam dunia olahraga profesional, hubungan dan reputasi seseorang tidak selalu menjadi hambatan untuk tetap terlibat dalam organisasi.