NEWTOWN SQUARE, PA — Jordan Spieth kembali mengejar Grand Slam karier di PGA Championship 2026. Ini merupakan kesempatan kesepuluh baginya untuk meraih empat gelar utama dalam karier golf profesional.
Setelah Rory McIlroy berhasil menyelesaikan pencapaian tersebut di Masters 2025, perhatian kini tertuju pada Spieth. Ia tampak lebih tenang dalam mengejar prestasi bersejarah ini, meski persaingan di lapangan sangat ketat.
Dalam wawancara terbaru, Spieth mengungkapkan betapa pentingnya gelar ini baginya. "Jika saya bisa memenangkan satu turnamen lagi dalam hidup saya, tentu saja ini adalah turnamen yang paling saya inginkan," ujarnya. "Tapi cara termudah untuk mencapainya adalah dengan tidak memaksakan diri."
Saat ini, Spieth tidak dianggap sebagai favorit utama. Menurut FanDuel Sportsbook, ia memiliki peluang +5500 untuk menang, jauh di bawah pemain seperti Min Woo Lee dan Chris Gotterup. Bahkan rekan senegaranya, Rickie Fowler, yang tampil impresif di Truist pekan lalu, berada di depan Spieth dalam daftar peringkat.
Namun, justru karena statusnya sebagai underdog, semangat untuk melihat Spieth meraih prestasi ini semakin meningkat. Bukankah banyak yang tak menyangka Rory McIlroy bisa menyelesaikan Grand Slam kariernya di Augusta tahun lalu? Meskipun tidak menjadi favorit utama, McIlroy berhasil membuktikan bahwa segala kemungkinan bisa terjadi di lapangan golf.
Kini, dunia golf mungkin berada di ambang sejarah baru. Apakah Spieth akan mencatatkan namanya dalam buku rekor golf? Kita tunggu saja perkembangannya.