Peacock Catat Kerugian Lebih Besar di Kuartal I
Platform streaming Peacock milik Comcast mencatatkan pendapatan sebesar $2,1 miliar untuk pertama kalinya pada kuartal pertama tahun ini. Namun, kerugiannya justru melebar menjadi $432 juta, naik dari periode yang sama tahun lalu.
Peacock juga berhasil menambah 2 juta pelanggan berbayar, sehingga total pelanggannya kini mencapai 46 juta. Di sisi lain, unit media Comcast mengalami pergeseran dari keuntungan menjadi kerugian sebesar $436 juta, turun dari keuntungan $107 juta pada tahun sebelumnya.
Comcast Melewati Ekspektasi Wall Street
Sebagai induk perusahaan, Comcast berhasil melewati ekspektasi analis Wall Street. Pendapatan perusahaan tumbuh sebesar 5,3% menjadi $31,5 miliar, sementara laba bersih turun tajam sebesar 35,6% menjadi $2,2 miliar, atau setara dengan 60 sen per saham.
Dalam basis yang disesuaikan, laba bersih Comcast turun 30,7% menjadi $2,9 miliar, atau 79 sen per saham. Angka ini melampaui perkiraan analis yang memperkirakan laba sebesar 73 sen per saham dengan pendapatan $30,35 miliar.
Dampak Spin-off Jaringan Kabel
Hasil kuartal ini merupakan yang pertama sejak Comcast melepas portofolio jaringan kabelnya ke Versant pada Januari. Jaringan yang dipisahkan meliputi USA Network, CNBC, MSNBC, Oxygen, E!, SYFY, Golf Channel, serta aset digital seperti Fandango, Rotten Tomatoes, GolfNow, dan SportsEngine.
Performa Saham Melonjak
Setelah pengumuman hasil keuangan, saham Comcast melonjak lebih dari 7% dalam perdagangan pra-pasar pada Kamis (18/4). Hasil ini menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah tantangan industri media yang semakin kompetitif.