Beberapa bulan lalu, Escape Camper Van—perusahaan penyewaan camper van yang terkenal—dinyatakan bangkrut dan melelang seluruh asetnya, termasuk armada camper van bekas yang telah dikonversi. Dalam sebuah kebetulan yang tak terduga, seseorang yang pernah sering berdiskusi tentang mobil dengan seorang jurnalis di masa lalu menemukan pengumuman lelang tersebut. Ia pun memutuskan untuk membeli salah satu camper van bekas itu.

Ceritanya terasa biasa, namun jurnalis tersebut akhirnya tertarik untuk mengetahui kabar lebih lanjut. Setelah mencari-cari di internet, ia menemukan foto camper van yang pernah ditulisnya setahun sebelumnya. Dengan sedikit usaha, ia berhasil menghubungi pemilik barunya, Will Angel, yang ternyata adalah kenalannya 15 tahun lalu.

Angel membagikan cerita lengkap tentang camper van yang dinamainya "Crayola". Kendaraan tersebut adalah Ford Econoline tahun 2012 dengan cat warna-warni yang sesuai namanya. Interiornya sudah dimodifikasi menjadi tempat tinggal sederhana. Yang mengejutkan, odometer menunjukkan hampir 350.000 mil—jarak tempuh yang sangat tinggi untuk sebuah kendaraan.

"Setelah membaca cerita tentang lelang kebangkrutan, istri dan saya memutuskan untuk membeli camper van ini untuk mencoba gaya hidup yang berbeda," ujar Angel. Mereka membelinya seharga $4.300, termasuk biaya lelang dan administrasi. "Di pasar mobil bekas California, harga segitu untuk mobil yang masih berjalan tanpa lampu peringatan mesin adalah penawaran yang sangat bagus."

Meskipun harganya terjangkau, Crayola memiliki daya tarik khusus bagi pembeli tertentu. Saat diambil dari tempat parkir barang di Antioch, Angel dan istrinya menemukan Crayola di antara puluhan kendaraan sejenis. "Perjalanan pulang cukup menegangkan, tapi tidak menakutkan," kenangnya. "Setelah diperiksa lebih detail, ternyata suspensi sudah aus, bola joint perlu diganti, dan rem belakang sudah aus hingga logam menyentuh logam. Untungnya, rem depan masih baru."

Angel melakukan beberapa modifikasi sederhana untuk meningkatkan kenyamanan. Ia memasang ban Yokohama Geolandar dari mobil lamanya, membangun meja baru, mengganti tirai, memasang lantai kayu imitasi, serta memasang unit CarPlay murah. "Kami juga memperbaiki beberapa bagian interior yang rusak dan menambahkan hiasan kecil seperti patung burung gagak dan cangkang abalone," tambahnya.

Meskipun memiliki jarak tempuh yang sangat tinggi, Crayola kini menjadi kendaraan andalan bagi Angel dan istrinya untuk menjelajahi negeri dengan cara yang lebih santai dan hemat. "Kami ingin mencoba hidup tanpa terlalu terikat tempat," tutupnya.

Sumber: The Drive