Honda tengah bersiap meluncurkan SUV besar yang berpotensi menjadi pesaing serius bagi Toyota Land Cruiser. Kabar ini muncul dari presentasi terbaru Honda mengenai strategi bisnis 2026, yang menekankan peralihan dari kendaraan listrik (EV) ke hibrida dan pengembangan mesin V6 generasi baru.

Pada awal 2025, Honda sempat merilis desain konseptual EV berbentuk baji yang direncanakan untuk diproduksi. Namun, perubahan regulasi dan kondisi pasar memaksa Honda membatalkan rencana tersebut, termasuk penghentian seri 0 dan SUV listrik Acura RSX yang berbagi platform. Langkah ini menandai pergeseran strategi Honda menuju kendaraan hibrida.

Dalam presentasi Summary of 2026 Honda Business Briefing yang dirilis baru-baru ini, Honda mengumumkan rencana untuk meluncurkan 15 model baru secara global menjelang akhir tahun fiskal 2030, dengan fokus utama di Amerika Utara. Presentasi ini juga mengungkapkan pengembangan SUV besar baru yang dilengkapi dengan mesin V6 terbaru, unit hibrida, dan baterai.

Salah satu slide dalam presentasi tersebut menyebutkan rencana Honda untuk memperkenalkan "model ukuran besar generasi berikutnya" yang dikategorikan sebagai D-segment atau lebih besar. Saat ini, Honda Pilot tiga baris masuk dalam kategori D-segment. Hal ini menunjukkan bahwa Honda kemungkinan akan meluncurkan model yang lebih besar dari Pilot, yang berarti bersaing langsung dengan Toyota Land Cruiser dalam hal ukuran dan posisi pasar.

Meskipun ilustrasi yang disajikan masih bersifat konseptual, Honda diduga akan menerapkan desain kotak dan tangguh untuk SUV barunya, mengikuti kesuksesan desain Passport dan sub-brand TrailSport saat ini. Passport saat ini tidak sekuat Toyota 4Runner dalam kondisi off-road ekstrem, namun menawarkan kepraktisan yang lebih baik. Jika Honda meningkatkan kemampuan off-road dan mewujudkan ambisi tersebut, SUV besar barunya berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen ini.

Perubahan strategi Honda ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat lini produk di Amerika Utara dengan fokus pada kendaraan hibrida dan mesin V6 yang lebih efisien. Dengan demikian, Honda tidak hanya berusaha memulihkan kinerja keuangannya pasca pembatalan proyek EV, tetapi juga bersaing lebih ketat di pasar SUV besar yang didominasi oleh Toyota Land Cruiser.

Sumber: The Drive