Sebuah laporan mengenai keterlibatan Rueben Bain, pemain edge rusher Universitas Miami, dalam kecelakaan fatal pada Maret 2024 baru-baru ini mencuat ke publik. Tampa Bay Buccaneers, yang memilihnya sebagai pilihan ke-15 secara keseluruhan dalam draft NFL 2024, ternyata telah mengetahui insiden tersebut jauh sebelumnya.
"Kami sudah tahu tentang hal ini sejak lama. Saya tahu baru-baru ini saja berita ini keluar," ujar Jason Licht, General Manager Tampa Bay Buccaneers, kepada ESPN melalui wartawan Jenna Laine. "Ini adalah kecelakaan yang sangat tragis, pengalaman menyedihkan bagi keluarga korban, dan sesuatu yang tidak pernah diinginkan siapa pun untuk terjadi. Namun, dia adalah orang baik. Dia terlibat dalam sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapa pun, termasuk orang-orang terdekat kami. Tetapi dia mencintai sepakbola."
Menurut catatan, pada pukul 04.00 tanggal 17 Maret 2024, Bain mengemudikan Land Rover SUV-nya di Interstate 95, Miami. Kendaraannya menabrak mobil lain dari belakang dan akhirnya menabrak pembatas beton. Salah satu dari tiga penumpangnya, Destiny Betts (22 tahun), mengalami koma selama hampir tiga bulan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Pada saat kejadian, Bain mendapatkan tilang, tetapi tuntutan hukum dibatalkan sebelum kematian Betts. Berita mengenai kecelakaan ini baru dipublikasikan pada 12 April melalui laporan The Read Optional, yang juga menyertakan pernyataan keluarga Betts. Keluarga korban menyebut insiden tersebut sebagai "kecelakaan tragis" dan memberikan harapan terbaik untuk Bain agar dapat melanjutkan hidup dan kariernya.
Bain, yang terpilih pada posisi ke-15 secara keseluruhan, merupakan pemain edge rusher dengan peringkat tertinggi yang dipilih Tampa Bay sejak Licht menjabat sebagai GM pada 2014. Ketika ditanya mengenai dua minggu terakhir setelah berita tersebut tersebar, Bain menjawab, "Ya, segala sesuatu memiliki pasang surutnya, tetapi saya mencoba untuk menyederhanakannya semaksimal mungkin. Saya mencoba memprioritaskan apa yang penting saat ini. Dan saat ini, yang terpenting adalah sepakbola dan memastikan saya dapat menjadikannya prioritas utama bagi saya."