Perubahan Kontroversial di Mode Mystery Heroes
Mode Mystery Heroes di Overwatch selama ini menjadi favorit banyak pemain karena sifatnya yang santai dan penuh kejutan. Pemain masuk dengan karakter acak dan beralih otomatis saat respawn. Namun, Blizzard baru-baru ini mengubah mode ini dengan alasan untuk menjaga kesan santai sekaligus mengurangi masalah yang pernah ada.
Perks Dihapus, Faktor Kesenangan Berkurang
Salah satu perubahan terbesar adalah penghapusan perks dari mode Mystery Heroes. Sebelumnya, pemain memulai dengan perks acak yang bisa meningkatkan kemampuan karakter. Hal ini menambah unsur ketidakpastian dan kreativitas dalam bermain.
"Saya suka dengan kekacauan dan tantangan menggunakan hero serta perks apa pun yang saya dapatkan," kata salah satu pemain. Namun, tanpa perks, mode ini terasa lebih monoton dan kurang menarik dibandingkan mode lainnya.
Format 6v6 Menimbulkan Masalah Komposisi Tim
Blizzard juga mengubah format tim dari 5 pemain menjadi 6v6. Meskipun format ini umum di mode lain, dampaknya berbeda di Mystery Heroes. Tim kini dibatasi hanya tiga hero dari satu kelas setelah respawn, sehingga komposisi tim bisa sangat tidak seimbang.
Contohnya, tim bisa terdiri dari empat tank dan dua support, membuat tim lawan kesulitan untuk menyerang. "Tidak ada agensi untuk beralih ke hero yang bisa melawan komposisi seperti itu," keluh pemain lain. Dukungan solo juga menjadi lebih berat karena harus menjaga lima pemain sekaligus.
Reaksi Pemain terhadap Perubahan
"Setiap kali saya bermain Mystery Heroes setelah update, pemain lain selalu mengeluhkan hilangnya perks. Reaksi terhadap perubahan 6v6 lebih bervariasi," ujar seorang pemain.
Banyak pemain merasa mode ini kini kurang menyenangkan dan lebih sulit untuk dimainkan. Beberapa bahkan mempertanyakan alasan di balik perubahan tersebut, mengingat Mystery Heroes selama ini menjadi pelarian santai dari mode kompetitif.
Apakah Blizzard Akan Mendengar Kritik?
Sejauh ini, Blizzard belum memberikan tanggapan resmi mengenai keluhan pemain. Namun, dengan banyaknya pemain yang kecewa, tidak menutup kemungkinan perusahaan akan mempertimbangkan untuk menyesuaikan kembali mode ini di masa mendatang.