Sebuah cerita menarik muncul dari dunia otomotif Amerika Serikat. Seorang pemilik Chevrolet Camaro ZL1 2024 ternyata berhasil meraup untung hingga Rp500 juta lebih hanya dengan membeli dan menjual kembali mobil tersebut dalam waktu dua bulan. Mobil itu dibeli baru pada Maret 2024 dan dijual kembali pada Mei 2024 dengan jarak tempuh hanya 370 mil (sekitar 595 kilometer).

Mobil tersebut awalnya dibeli dengan harga MSRP sekitar $86.775 atau setara Rp1,4 miliar (kurs Rp16.000 per dolar). Mobil ini dilengkapi dengan paket 1LE Extreme Track Performance dan transmisi manual enam percepatan. Setelah beberapa bulan digunakan, mobil ini dijual melalui lelang daring di platform Cars & Bids dengan harga akhir $122.500 atau sekitar Rp1,96 miliar.

Dengan asumsi pemilik membeli mobil tersebut dengan harga MSRP, keuntungan yang diraihnya mencapai $35.725 atau hampir Rp500 juta setelah dipotong biaya lelang. Keuntungan ini diraih hanya dalam waktu dua bulan dengan jarak tempuh yang sangat minim, menjadikannya salah satu transaksi jual-beli mobil tercepat dan paling menguntungkan dalam sejarah otomotif.

Keberhasilan ini juga didukung oleh kondisi mobil yang masih sangat prima. Menurut deskripsi lelang, mobil ini belum memerlukan servis pertama dan masih dilengkapi dengan stiker jendela, tas duffel, buku manual pemilik, serta kedua kunci mobil. Hanya sedikit keausan pada ban yang terlihat, menunjukkan bahwa mobil ini benar-benar dalam kondisi showroom.

Di balik kesuksesan ini, muncul spekulasi bahwa minat terhadap Camaro kembali meningkat karena rumor akan kembalinya model ini. Beberapa sumber menyebutkan bahwa General Motors (GM) telah menyetujui produksi Camaro baru yang akan diluncurkan pada tahun 2028. Mobil ini konon akan menggunakan platform Alpha yang sama dengan Cadillac CT5 generasi berikutnya, menawarkan pengalaman berkendara sporty dengan penggerak roda belakang.

Meskipun Camaro ZL1 2024 memiliki mesin supercharged V8 6.2 liter yang menghasilkan 650 tenaga kuda, mobil pengganti yang dibeli pemilik tersebut adalah Ford Mustang EcoBoost dengan mesin empat silinder berkapasitas 2.3 liter dan tenaga 315 tenaga kuda. Meskipun tidak sekuat Camaro, Mustang ini tetap menjadi pilihan yang menarik bagi pemilik yang ingin melanjutkan petualangan berkendara sporty.

Kisah ini menunjukkan bahwa terkadang, strategi investasi mobil klasik tidak selalu melibatkan modifikasi, restorasi, atau penyimpanan dalam waktu lama. Terkadang, membeli mobil baru atau hampir baru, menggunakannya sebentar, dan menjualnya kembali dengan harga tinggi bisa menjadi pilihan yang sangat menguntungkan.

Sumber: CarScoops