Alphabet Inc., induk perusahaan Google, mengumumkan pendapatan kuartal pertama tahun 2024 sebesar $109,9 miliar, melampaui ekspektasi pasar yang dipatok di angka $106,8 miliar. Laporan ini dirilis setelah pasar tutup pada Rabu (24/4).

Laba per saham yang diencerkan juga meningkat signifikan, mencapai $2,81 per saham, lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar $2,62. Kinerja positif ini menandai pencapaian Alphabet dalam mencatatkan pertumbuhan selama 10 kuartal berturut-turut.

Pendapatan Iklan YouTube Meningkat 11%

Salah satu sorotan utama dalam laporan keuangan ini adalah kinerja iklan YouTube yang melonjak 11% pada kuartal pertama, dengan total pendapatan mencapai $9,88 miliar. Pertumbuhan ini menjadi indikator kuatnya daya tarik platform video terbesar di dunia tersebut.

Selain itu, Alphabet kini memiliki lebih dari 350 juta langganan berbayar, didorong oleh pertumbuhan layanan seperti YouTube Premium dan Google One.

Investasi Besar dalam AI dan Layanan Cloud

Pertumbuhan Alphabet tidak lepas dari investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI) dan layanan cloud. Selama setahun terakhir, saham perusahaan ini telah meningkat lebih dari 114%, sebagian besar didorong oleh kinerja kedua divisi tersebut.

Pada kuartal pertama tahun ini, Alphabet mengalokasikan dana sebesar $17 miliar untuk penelitian dan pengembangan (R&D), meningkat 25,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di bidang AI.

Kinerja Saham dan Prospek ke Depan

Meskipun pasar telah merespons positif laporan ini, para analis tetap menantikan strategi Alphabet dalam memanfaatkan momentum AI untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang. Dengan portofolio layanan yang semakin luas, perusahaan ini diyakini akan terus mencatatkan kinerja yang solid di tengah persaingan yang semakin ketat.

Sumber: The Wrap