Platform pengembangan cloud ternama Vercel dikabarkan mengalami serangan siber. Peretas mengaku mencuri data karyawan dan berupaya menjualnya di pasar gelap daring.
Seorang individu yang mengaku sebagai anggota kelompok ShinyHunters—yang baru-baru ini menyerang Rockstar Games—mengunggah sebagian data tersebut secara daring. Data yang bocor meliputi nama karyawan, alamat email, serta catatan aktivitas.
Vercel melalui akun resminya di X (dulu Twitter) mengonfirmasi terjadinya insiden keamanan. Perusahaan menyatakan serangan tersebut hanya memengaruhi sebagian kecil pelanggan.
Menurut keterangan Vercel, serangan terjadi melalui alat AI pihak ketiga yang dikompromikan. Namun, perusahaan tidak menyebutkan vendor atau layanan spesifik mana yang terlibat dalam insiden ini.
Langkah Vercel setelah Serangan
Vercel menyatakan telah mengambil langkah-langkah untuk mengamankan sistem dan mencegah serangan serupa di masa depan. Perusahaan juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki insiden ini.
Meskipun demikian, dampak dari serangan ini masih dalam tahap evaluasi. Vercel belum merinci jumlah karyawan atau pelanggan yang terdampak secara pasti.
Ancaman ShinyHunters yang Kian Meningkat
Kelompok ShinyHunters belakangan ini menjadi sorotan setelah berhasil membobol sistem sejumlah perusahaan besar, termasuk Rockstar Games. Pada serangan terhadap Rockstar, peretas tersebut mengancam akan merilis kode sumber permainan populer seperti GTA 6.
Serangan terhadap Vercel menunjukkan bahwa kelompok ini terus menargetkan perusahaan-perusahaan yang memiliki data sensitif, terutama yang berkaitan dengan karyawan dan infrastruktur teknologi.
Dampak bagi Pengguna Vercel
Meskipun Vercel menyatakan bahwa insiden tersebut hanya memengaruhi sebagian kecil pelanggan, pengguna tetap disarankan untuk waspada. Berikut langkah-langkah yang dapat diambil:
- Periksa email atau notifikasi dari Vercel mengenai perubahan keamanan.
- Ganti kata sandi akun Vercel dan platform terkait lainnya.
- Waspadai email atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Vercel.
- Laporkan aktivitas tidak biasa pada tim dukungan Vercel.
Vercel juga mendorong pengguna untuk mengaktifkan fitur keamanan tambahan, seperti autentikasi dua faktor (2FA), untuk melindungi akun mereka.