Situs dewasa ternama, Pornhub, kini tidak lagi menerima Tether (USDT) sebagai metode pencairan dana bagi para kontenkreatornya. Mereka beralih menggunakan USD Coin (USDC), stablecoin yang dikeluarkan oleh Circle.

Perubahan ini diungkap oleh kreator konten OnlyFans, Gracie Hartie, melalui unggahan di media sosial. Hartie membagikan tangkapan layar email yang diklaim berasal dari Pornhub, yang menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

“Pornhub kini menggunakan USDC untuk pencairan dana karena lebih andal,” demikian bunyi email tersebut. Pihak Pornhub juga menekankan bahwa USDC merupakan stablecoin yang terjamin 1:1 dengan dolar AS, serta mematuhi regulasi MiCA di Uni Eropa, menjadikannya pilihan yang lebih aman.

"USDC adalah stablecoin yang sepenuhnya didukung, patuh MiCA, dan diatur, sehingga menjadi pilihan lebih aman untuk penghasilan Anda."

Pornhub juga menyebutkan bahwa USDC beroperasi serupa dengan USDT di jaringan ERC-20.

Perubahan Metode Pembayaran Pornhub

Setelah perubahan ini, halaman Model Program Pornhub tidak lagi mencantumkan USDT sebagai metode pembayaran. Sebagai gantinya, mereka kini menawarkan USDC serta opsi lain seperti Paxum, Verge, dan Cosmo.

Keputusan Pornhub untuk menggunakan USDT pada tahun 2020 sebenarnya merupakan respons atas pembekuan layanan oleh PayPal. Saat itu, Pornhub menyatakan:

"Sejak PayPal menghentikan pencairan dana kepada ribuan model dua bulan lalu, kami berusaha keras untuk menawarkan lebih banyak pilihan."

Untuk mendukung integrasi USDT, Pornhub sebelumnya bermitra dengan TronLink Wallet milik Justin Sun. Namun, kerja sama infrastruktur ini kini tidak lagi terlihat di halaman Model Program Pornhub.

Trend Pergantian USDT ke USDC di Industri Kripto

Perubahan ini terjadi di tengah tren peralihan dari USDC ke USDT di industri kripto. Baru-baru ini, Drift Protocol yang mengalami peretasan senilai $285 juta memilih untuk beralih dari USDC ke USDT sebagai aset penyelesaian. Dana talangan sebesar $127,5 juta diberikan oleh Tether untuk membantu Drift Protocol.

Pihak Pornhub dan Tether belum memberikan tanggapan resmi atas perubahan ini. Tim Protos telah menghubungi kedua belah pihak dan akan memperbarui laporan jika ada respons lebih lanjut.

Sumber: Protos