Temuan Mengejutkan dari Psikolog tentang Pria Tradwife

Gaya hidup tradwife, yang dipasarkan kepada wanita, tampaknya menawarkan kenyamanan dalam bayangan masa lalu yang sederhana. Namun, bagi pria di abad ke-21, daya tarik ini tidak semudah yang dibayangkan. Penelitian terbaru dari Universitas Nevada mengungkap motif tersembunyi di balik dukungan pria terhadap tradwife.

Seksisme Hostil sebagai Faktor Utama

Dalam studi pertama yang meneliti topik ini, para psikolog menyurvei hampir 600 pria Amerika berusia 18-29 tahun. Mereka menilai sikap partisipan terhadap peran gender, tradwife, serta tingkat seksisme dan religiusitas. Hasilnya menunjukkan bahwa sikap seksisme yang kuat menjadi faktor utama yang mendorong dukungan terhadap tradwife.

“Kami sangat terkejut dengan temuan ini. Sikap seksisme yang terang-terangan terhadap wanita ternyata sangat berkaitan dengan dukungan terhadap tradwife.”
— Rachael Robnett, Psikolog Universitas Nevada

Hubungan dengan Religiositas dan Intimasi

Selain seksisme, tingkat religiusitas yang tinggi dan kebutuhan akan intimasi heteroseksual juga menjadi indikator kuat. Peneliti awalnya menduga bahwa sikap seksisme yang bersifat protektif (benevolent sexism) akan lebih dominan. Namun, temuan justru menunjukkan bahwa pria yang mendukung tradwife cenderung bergantung pada wanita untuk intimasi, tetapi juga merasa tidak nyaman dengan ketergantungan tersebut.

“Jenis pria yang mendukung tradwife mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi masyarakat,” tambah Robnett. “Mereka menginginkan wanita yang tunduk, tetapi juga merasa terancam oleh ketergantungan mereka pada wanita.”

Implikasi bagi Masyarakat

Studi ini menyoroti pergeseran pandangan gender di kalangan pria muda. Meskipun tradwife dipasarkan sebagai solusi romantis untuk masa lalu, kenyataannya menunjukkan adanya masalah mendasar dalam sikap gender yang dianut oleh para pendukungnya.

Penelitian ini dipublikasikan di Psychology of Women Quarterly dan menjadi langkah awal untuk memahami lebih dalam mengenai fenomena tradwife di era modern.

Sumber: Futurism