Malam ini, para pengamat langit berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi yang langka. Pada dini hari tanggal 14 Mei 2026, bulan, Saturnus, dan Mars akan tampak membentuk segitiga kosmik di langit timur sebelum fajar menyingsing.

Menurut para ahli, ketiga objek langit ini akan berada dalam posisi yang sangat dekat, membentuk formasi segitiga yang indah. Bulan akan berada dalam fase sabit tua, dengan hanya 8% bagiannya yang disinari matahari, sehingga tampak sebagai sabit tipis di langit. Sementara itu, Saturnus akan terlihat di sebelah kanan bulan sebagai bintang terang, dan Mars akan tampak di sebelah kiri dengan warna merah khasnya.

Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang tanpa perlu menggunakan alat bantu optik. Namun, untuk pengalaman terbaik, disarankan untuk mencari lokasi dengan polusi cahaya minimal dan pandangan langit yang luas ke arah timur.

Apa Waktu Terbaik untuk Mengamati?

Waktu optimal untuk menyaksikan segitiga kosmik ini adalah sekitar 45 menit sebelum matahari terbit. Di wilayah Amerika Serikat bagian timur, waktu tersebut jatuh pada pukul 04.55 ET (New York), 04.36 ET (Boston), atau 05.01 ET (Philadelphia). Pastikan untuk mempersiapkan diri sejak dini agar tidak melewatkan momen langka ini.

Fenomena Langit Lain di Bulan Mei 2026

Selain segitiga kosmik pada 14 Mei, bulan ini juga menyuguhkan fenomena menarik lainnya. Pada tanggal 16 Mei, bulan sabit tua akan semakin mendekati fase bulan baru, sehingga cahayanya semakin redup. Kemudian, pada akhir bulan, tepatnya tanggal 30 Mei, akan terjadi bulan purnama kedua atau yang dikenal sebagai Bulan Biru (meskipun warnanya tidak benar-benar biru). Puncak kecerahan bulan purnama ini akan terlihat pada malam hari di wilayah Amerika Utara.

Bulan Biru terakhir terjadi pada 19 Agustus 2024, sehingga fenomena ini layak untuk dinantikan. Para pengamat langit dapat menikmati pemandangan indah ini tanpa alat bantu khusus, asalkan cuaca cerah dan langit bebas dari awan.

"Fenomena segitiga kosmik ini merupakan kesempatan langka bagi para pengamat langit untuk menyaksikan keindahan alam semesta. Jangan lupa untuk mencatat tanggal dan waktunya agar tidak terlewatkan," ujar seorang ahli astronomi.