Sony baru saja meluncurkan versi terbaru dari pendingin tubuh wearable, Reon Pocket Pro Plus, yang menawarkan peningkatan performa pendinginan hingga 20% dibandingkan model tahun sebelumnya.
Perangkat ini merupakan pembaruan dari model Pro tahun lalu, namun bukan perubahan total dari segi perangkat keras. Sony fokus pada peningkatan performa dan desain yang lebih tipis, sehingga lebih mudah dikenakan secara tersembunyi di bawah berbagai jenis pakaian.
Reon Pocket Pro Plus resmi dirilis di Eropa dan pasar lainnya hari ini dengan harga €229 (sekitar Rp4,2 juta) atau £199 (sekitar Rp3,5 juta). Sayangnya, Sony belum mengumumkan rencana untuk meluncurkan perangkat ini di Amerika Serikat.
Desain yang Lebih Tipis dan Nyaman
Berbeda dengan perangkat pendingin lainnya seperti Dyson HushJet Mini Cool yang hanya meniupkan udara secara langsung, Reon Pocket Pro Plus menggunakan teknologi pendinginan termolistrik untuk mendinginkan tubuh pengguna tanpa suara bising. Desainnya yang lebih ramping memungkinkan perangkat ini dipakai dengan nyaman di bawah kemeja atau pakaian lainnya tanpa terlihat mencolok.
Performa Pendinginan yang Ditingkatkan
Dengan peningkatan performa pendinginan sebesar 20%, perangkat ini mampu menjaga suhu tubuh tetap sejuk lebih lama dibandingkan model sebelumnya. Sony juga mengklaim bahwa perangkat ini lebih efisien dalam penggunaan daya, sehingga baterai dapat bertahan lebih lama.
Tersedia di Eropa, Belum untuk AS
Saat ini, Reon Pocket Pro Plus hanya tersedia di Eropa dan beberapa pasar lainnya. Harga yang ditawarkan adalah €229 atau £199, tergantung pada wilayah. Meskipun demikian, Sony belum memberikan informasi mengenai rencana peluncuran di Amerika Serikat, sehingga pengguna di AS mungkin harus menunggu pengumuman lebih lanjut.
Dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, Reon Pocket Pro Plus menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari perangkat pendingin tubuh wearable yang nyaman dan efektif.