Seorang tokoh konservatif CNN, Scott Jennings, terlibat perdebatan sengit dengan komentator politik Adam Mockler dalam acara Newsnight with Abby Phillip pada Kamis malam (waktu setempat). Perdebatan ini memuncak dengan Jennings melontarkan kata-kata kasar dan meminta Mockler untuk menjauh.
Mockler, yang tegas menentang perang saat ini di Iran, menentang keras pembelaan Jennings terhadap perang tersebut. Ketegangan meningkat ketika Mockler, yang saat itu berusia 23 tahun, menyebut masa jabatan Jennings di pemerintahan George W. Bush. "Kita semua tahu Scott Jennings dengan senang hati membela perang dengan negara yang dimulai dengan huruf 'I-R-A', perang yang saat ini gagal dan akan menambah utang triliunan dolar bagi kita," kata Mockler sambil menggerakkan tangannya. "Saya masih sangat muda saat Anda berada di pemerintahan yang membela perang tanpa akhir. Kini perang ini gagal."
Jennings membalas dengan nada sinis, "Delapan minggu adalah waktu yang tak berujung bagimu? Apakah kamu memiliki konsentrasi layaknya seekor kutu?"
Mockler tidak menyerah dan melanjutkan, "Saya pernah berdebat dengan Anda di TV empat hingga enam minggu lalu, dan Anda mengatakan kita hanya tinggal hitungan minggu lagi. Sekarang Anda hanya membuat komentar merendahkan karena tidak bisa mempertahankan kenyataan bahwa perang ini tidak berjalan sesuai keinginan Anda."
Situasi semakin memanas ketika Jennings tiba-tiba memotong dengan kata-kata kasar, "Jauhkan tangan sialanmu dari wajahku," sambil menunjuk Mockler. Ketegangan yang meningkat memaksa pembawa acara, Abby Phillip, turun tangan. "Tunggu sebentar, oke? Semua tenang, oke? Kita sedang berdebat. Anda bisa menanggapi poin yang dia sampaikan," kata Phillip mencoba menenangkan suasana.
Mockler kemudian bertanya lagi, "Bisakah Anda menyebutkan satu konsesi politik yang telah kita capai di sini?" Jennings menjawab tegas, "Kita memiliki tujuan yang sangat sederhana: untuk mencegah teroris dan rezim teroris memiliki senjata nuklir yang dapat mengancam Amerika Serikat, kepentingan kita di kawasan, sekutu-sekutu kita di Eropa, atau siapa pun di dunia."
Setelah perdebatan, Mockler mengunggah cuplikan video selama 12 menit dari insiden tersebut di platform X (sebelumnya Twitter) dengan tulisan, "Scott Jennings mengklaim saya mendekatinya; lihat apa yang sebenarnya terjadi." Ia menambahkan, "Dia melemparkan serangan pribadi... lalu langsung menyerah begitu ditekan. Scott suka menghujat tapi tidak bisa menerima hujatan."
Seruan Pemecatan dari Keith Olbermann
Pada Jumat pagi, komentator politik Keith Olbermann turut menyuarakan tuntutan pemecatan Jennings dari CNN. Ia bahkan mengancam akan melakukan boikot terhadap stasiun televisi tersebut. "Pagi ini, @cnn masih belum memecat @ScottJenningsKY setelah dia mengeluarkan ancaman dan kemarahan paranoid terhadap @adammocklerr," tulis Olbermann di X. "Insiden ini perlu dilaporkan ke Jaksa Agung New York — dan jika CNN tidak memecat Jennings, masyarakat harus mengetahuinya."
Olbermann juga menyebutkan bahwa insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Ia menyinggung sejarah Jennings yang kerap terlibat dalam perdebatan kontroversial selama kariernya di CNN.