Warframe dikenal sebagai salah satu game yang sangat mengutamakan komunitasnya. Banyak pemain telah mengalami momen-momen penting dalam hidup, seperti kelahiran, kelulusan, pernikahan, hingga pemakaman, di dalam dunia digital game ini. JT Cavey adalah salah satu penggemar setia yang telah bermain Warframe sejak pertama kali dirilis 13 tahun lalu, dengan total lebih dari 1.700 jam bermain.

Yang membedakan Cavey dari penggemar lain adalah kariernya sebagai vokalis band metal progresif Erra, yang memiliki jutaan pendengar. Didirikan pada 2009, Erra telah menjadi favorit di kancah metalcore jauh sebelum Warframe ada. Cavey bergabung dengan band ini pada 2016 dan tidak pernah menyembunyikan kecintaannya terhadap game. Ketika Rebb Ford, direktur kreatif Warframe, dan Megan Everett, direktur komunitas, menghubungi Erra untuk berkontribusi dalam lagu untuk video anime-style Warframe, Cavey sangat antusias.

“Ketika Rebb dan Megan membicarakan band ini di Twitter, saya langsung berpikir, ‘Ya ampun, keren banget. Mereka tahu siapa saya atau tahu band kami,’” ujar Cavey kepada Aftermath. “Lalu, sekitar dua tahun lalu saat Erra konser di Toronto, kami akhirnya bertemu dan ngobrol sambil minum kopi. Kami semua menikmati pertemuan itu. Setahun kemudian, Rebb mengirim pesan kepada saya dan berkata, ‘Hei, saya punya ide gila: Bagaimana kalau kami meminjam salah satu lagu kalian untuk merilis konten Warframe lebih banyak?’ Saya langsung menjawab, ‘Oke, ayo kita lakukan.’”

Lagu yang digunakan adalah “Crawl Backwards Out Of Heaven”, yang berasal dari album Cure Erra tahun 2024. Lagu ini mengiringi video anime-style yang menceritakan dua versi karakter Jade Shadows, yang dipilih namanya oleh pemain dalam misi sebelumnya. Dua versi karakter ini, Sirius dan Orion, bertarung untuk memperebutkan supremasi, masing-masing mewakili masa depan yang berbeda dalam game.

Video ini dianimasikan oleh studio The Line yang berbasis di London. Gaya animasinya yang mirip dengan AMV (Anime Music Video) awal tahun 2000-an disambut baik oleh Cavey. “Saya tumbuh besar dengan menonton banyak AMV zaman dulu,” kata Cavey. “AMV pertama yang saya tonton biasanya dari Linkin Park, Breaking Benjamin, Disturbed, dan lainnya. Baru-baru ini, kami melihat rekan-rekan di industri ini, seperti Bad Omens dan Spiritbox, membuat video animasi [yang terakhir bekerja sama dengan Riot Games]. Ada lebih banyak kehadiran anime dan gambar yang menciptakan semacam alam semesta di luar musik itu sendiri. Jadi, ketika kami diberi kesempatan untuk membuat video musik animasi, itu sempurna.”

Menurut Cavey, video Warframe ini mengingatkan pada persaingan ikonik dalam anime. “Yin dan Yang, kebaikan melawan kejahatan, terang melawan gelap, Goku melawan Frieza—saya rasa lagu ini mewakili semuanya,” ujarnya.

Sumber: Aftermath