Komika Bill Maher melontarkan kritik pedas terhadap Sean Hannity, pembawa acara Fox News, dalam monolog acara Real Time yang tayang Jumat malam (16/5). Maher mengecam pertanyaan ringan Hannity kepada Presiden Donald Trump selama wawancara mereka baru-baru ini.
Dalam acara tersebut, Maher menyoroti kunjungan Trump ke luar negeri, termasuk pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping. Ia mengejek cara Hannity menginterview Trump dengan pertanyaan yang terlalu mudah, layaknya "bola lambung".
"Saya harus bilang juga soal media kanan. Sean Hannity ikut dalam perjalanan ini. Mereka melakukan wawancara. Saya tidak mau bilang Sean Hannity melempar banyak pertanyaan ringan, tapi hari ini dia dijadikan sebagai 'lesbian kehormatan'," ujar Maher.
Maher tak hanya berhenti sampai di situ. Ia juga mengejek hubungan Trump dengan Xi Jinping, pemimpin Republik Rakyat China. "Dia menyebut Xi Jinping sebagai 'kue keras'. Dia suka kue keras. Dia bilang, 'Dia pemimpin hebat, saya bilang itu ke semua orang,'" kata Maher menirukan ucapan Trump.
"Saya senang pemimpin dua negara besar dengan senjata nuklir ini tidak sedang berperang, tapi rasanya semakin aneh. Tahu tidak apa yang dikatakan Trump tentang Xi? Kalau kamu pergi ke Hollywood, kamu tidak akan menemukan orang yang lebih cocok untuk peran itu," tambahnya.
Pernyataan Trump tersebut disampaikan selama wawancara dengan Hannity. Maher juga menyindir kehadiran CEO Apple, Tim Cook, dan CEO Tesla, Elon Musk, dalam kunjungan kenegaraan Trump ke China. "Momen manis ketika CEO Apple melihat anak-anak dan langsung bilang, 'Kembali bekerja!'" sindir Maher.
Ia melanjutkan ejekannya, "Musk juga hadir dengan setelan lengkap! Jarang sekali. Ini menunjukkan rasa hormat Musk terhadap kepemimpinan China. Dan, untuk menghormati aturan satu anak yang pernah menjadi pilar masyarakat China selama ini, selama dua hari di China, Musk hanya memiliki satu anak."
Acara Real Time With Bill Maher tayang setiap Jumat malam di HBO.