Pelatih kepala Universitas Colorado, Deion Sanders, menyampaikan kekecewaannya karena Jacksonville Jaguars tidak menghubunginya untuk membahas performa dan kebutuhan Travis Hunter, pemain yang ia latih sejak 2022 hingga 2024.
Dalam wawancara di podcast The Barbershop, Sanders menegaskan bahwa informasi darinya bisa sangat berharga bagi Jaguars. "Hunter dipilih oleh Jacksonville dengan investasi besar—mereka naik tiga peringkat draft hanya untuk mendapatkannya. Bukankah seharusnya mereka ingin tahu bagaimana cara memaksimalkan potensinya? Bagaimana cara memotivasinya, atau justru menenangkannya saat dibutuhkan?" ujar Sanders.
Menurut Sanders, meskipun Jaguars memiliki strategi sendiri, tidak ada salahnya untuk mendapatkan wawasan dari mantan pelatih Hunter. "Ini hanya soal telepon. Satu panggilan saja tidak dilakukan," katanya.
Hunter, yang dikenal sebagai pemain serba bisa, saat ini tengah beradaptasi dengan sistem baru di Jacksonville. Sanders percaya bahwa pengalaman selama tiga tahun melatih Hunter di Colorado dapat membantu Jaguars dalam mengelola pemain muda berbakat ini, terutama dalam menjaga kesehatan dan performanya di kedua sisi lapangan.
Keputusan Jaguars untuk tidak menghubungi Sanders menuai pertanyaan, mengingat Hunter adalah aset berharga yang didapat dengan biaya draft yang tinggi. "Mereka mengeluarkan banyak sumber daya untuk mendapatkannya. Bukankah seharusnya mereka ingin tahu segala hal tentangnya?" tegas Sanders.