Demokrat Minta Patel Ikuti Tes Kesehatan Mental
Partai Demokrat di Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat mendesak Direktur FBI Kash Patel untuk menjalani Alcohol Use Disorders Identification Test (AUDIT) setelah laporan The Atlantic menyebutkan perilaku minumnya yang dianggap "sumber kekhawatiran berulang di pemerintahan".
Tuduhan Perilaku Mabuk di Tempat Kerja
Dalam surat yang dikirim Selasa (10/9), Demokrat menulis bahwa Patel diketahui mengonsumsi alkohol hingga sakit, mengeluarkan kata-kata kasar kepada staf, dan bahkan pingsan di balik pintu terkunci. Akibatnya, agen FBI terpaksa menggunakan peralatan khusus tingkat SWAT untuk membangunkannya.
"Potret hubungan Patel dengan alkohol sudah mengkhawatirkan jika dilihat pada seorang agen FBI. Namun melihatnya pada Direktur FBI sendiri sungguh mengejutkan dan mengindikasikan keadaan darurat publik."
Laporan The Atlantic yang Menyesatkan
Laporan The Atlantic menyebutkan Patel kerap minum berlebihan di klub pribadi bersama staf Gedung Putih. Kebiasaan ini menyebabkan penundaan rapat akibat mabuk dan bahkan memaksa FBI meminta peralatan khusus karena Patel tidak responsif di balik pintu terkunci.
Bantahan Patel dan Gugatan Balik
Patel membantah semua tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak pernah mabuk saat bekerja dan bahkan menggugat The Atlantic dengan tuntutan pencemaran nama baik senilai $250 juta. Hingga batas waktu yang ditetapkan Selasa pukul 17.00 ET, Patel belum memberikan tanggapan atas surat dari Demokrat.
Reaksi dan Implikasi Politik
Permintaan tes ini menambah tekanan terhadap Patel, yang sebelumnya sudah menjadi sorotan karena perannya dalam pemerintahan. Demokrat mendesak jawaban resmi sebelum tenggat waktu yang diberikan.