DoorDash, platform layanan pengantaran terbesar di dunia, mengumumkan kolaborasi dengan Tempo—yang didukung oleh Stripe—untuk menerapkan sistem pembayaran berbasis stablecoin di lebih dari 40 negara. Langkah ini menandai semakin dalamnya integrasi stablecoin ke dalam infrastruktur keuangan global, terutama dalam menyelesaikan persoalan payout yang selama ini menjadi hambatan bagi pekerja dan pedagang.

Mengapa Stablecoin Menjadi Solusi bagi Infrastruktur Pembayaran

Dalam sistem ekonomi digital saat ini, transaksi pembayaran sering kali menghadapi berbagai hambatan, mulai dari keterlambatan settlement, biaya tinggi akibat perantara, hingga perbedaan regulasi antarnegara. DoorDash, yang beroperasi di lebih dari 40 negara, menyadari bahwa sistem pembayaran tradisional tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional yang cepat dan efisien.

Menurut Andy Fang, salah satu pendiri DoorDash, stablecoin menawarkan solusi yang lebih cepat dan terjangkau untuk payout. "Penggunaan stablecoin dapat mempercepat proses payout bagi Dashers dan pedagang, serta mengurangi biaya transaksi yang selama ini membebani operasional kami," ujarnya.

Permasalahan yang Dihadapi oleh Sistem Pembayaran Tradisional

Saat ini, sistem pembayaran di pasar digital masih bergantung pada infrastruktur perbankan yang lambat dan kompleks. Meskipun pelanggan merasa transaksi berlangsung instan, proses settlement di belakang layar sering kali memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari, tergantung pada yurisdiksi dan metode pembayaran yang digunakan.

Hambatan ini berdampak langsung pada:

  • Pedagang: Keterlambatan settlement memengaruhi perencanaan modal kerja, pembelian inventaris, dan likuiditas jangka pendek.
  • Dashers (pengantar DoorDash): Keterlambatan payout menyulitkan akses terhadap dana yang dibutuhkan untuk biaya operasional, terutama saat harga bahan bakar atau kebutuhan hidup meningkat.

DoorDash sendiri telah merespons tekanan ini dengan memberikan bantuan langsung kepada Dashers di AS dan Kanada melalui program pengurangan biaya bahan bakar dan dukungan finansial lainnya.

Stablecoin sebagai Infrastruktur Pembayaran Masa Depan

Bagi stablecoin, integrasi ke dalam sistem pembayaran global bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan kebutuhan nyata untuk meningkatkan efisiensi. Stablecoin menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan sistem tradisional:

  • Kecepatan transaksi: Settlement dapat dilakukan dalam hitungan menit, bukan hari.
  • Biaya rendah: Mengurangi ketergantungan pada perantara perbankan yang membebankan biaya tinggi.
  • Jangkauan global: Memungkinkan transaksi lintas batas tanpa hambatan regulasi yang rumit.
  • Prediktabilitas: Mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar yang sering terjadi pada mata uang lokal.

Stripe, sebagai salah satu platform pembayaran terbesar di dunia, telah secara terbuka mendukung penggunaan stablecoin dalam beberapa bulan terakhir. Melalui berbagai materi edukasi, Stripe menekankan bahwa stablecoin dapat menjadi solusi bagi bisnis yang ingin meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan treasury dan transfer lintas batas.

Kolaborasi DoorDash, Tempo, dan Stripe

Kolaborasi ini melibatkan empat pihak utama:

  • DoorDash: Platform pengantaran yang memfasilitasi transaksi antara pelanggan, pedagang, dan Dashers.
  • Tempo: Penyedia layanan pembayaran berbasis stablecoin yang didukung oleh Stripe.
  • Coastal Bank: Bank yang berperan dalam proses settlement dan kepatuhan regulasi.
  • ARQ: Perusahaan teknologi yang mendukung integrasi sistem pembayaran.

Menurut Tempo, sistem pembayaran berbasis stablecoin ini akan mulai diterapkan secara bertahap di pasar DoorDash. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat, terutama dalam hal kecepatan, biaya, dan keandalan transaksi.

Dampak bagi Ekonomi Digital

Integrasi stablecoin ke dalam infrastruktur pembayaran DoorDash bukan hanya sekadar pembaruan teknologi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Dengan sistem yang lebih efisien, bisnis dapat lebih fokus pada pengembangan layanan dan peningkatan pengalaman pelanggan, tanpa terbebani oleh hambatan pembayaran yang selama ini menghambat pertumbuhan.

"Stablecoin memiliki potensi untuk menjadi tulang punggung sistem pembayaran di masa depan. Dengan mengatasi hambatan settlement dan biaya transaksi, stablecoin dapat membuka peluang baru bagi bisnis dan pekerja di seluruh dunia," ujar seorang analis keuangan yang tidak disebutkan namanya.

DoorDash dan Tempo berencana untuk terus mengembangkan sistem ini agar dapat diakses oleh lebih banyak pedagang dan pekerja di seluruh dunia. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengadopsi stablecoin sebagai bagian dari infrastruktur keuangan mereka.