Ketika PlayStation 5 (PS5) pertama kali diluncurkan, kontroler DualSense menjadi salah satu sorotan utama. Selain desainnya yang mencolok dan pemicu adaptif, fitur umpan balik haptic yang ditawarkannya membuka pengalaman bermain yang benar-benar baru.
Meskipun efek getaran (rumble) sudah ada sejak puluhan tahun lalu, DualSense menghadirkan sesuatu yang berbeda. Misalnya, suara langkah kaki Astro yang meremukkan pasir di Astro’s Playroom karya Team Asobi atau denyut futuristik dari senjata di Returnal karya Housemarque. Dua contoh ini masih menyisakan kesan mendalam hingga saat ini.
Sayangnya, sejak peluncuran PS5, hanya sedikit permainan yang mampu menangkap esensi inovasi DualSense dan menampilkan keunggulan teknologi ini dengan maksimal. Baru-baru ini, Housemarque kembali menunjukkan potensi luar biasa dari DualSense melalui judul terbarunya.