Perusahaan bioteknologi swasta Kelonia Therapeutics resmi menjadi target akuisisi terbesar minggu ini. Perusahaan yang fokus mengembangkan terapi sel untuk pengobatan kanker dan penyakit autoimun ini akan diakuisisi oleh Eli Lilly dengan nilai transaksi mencapai $3,2 miliar.
Transaksi ini menjadi kabar baik bagi Kelonia, yang selama lima tahun terakhir hanya mengandalkan pendanaan sebesar $60 juta. Perusahaan ini bahkan hampir kehabisan dana sebanyak tiga kali dalam waktu seminggu. Kini, dengan akuisisi ini, Kelonia berpeluang menerima pembayaran tambahan yang dapat melipatgandakan nilai total hingga dua kali lipat.
Untuk membahas lebih dalam mengenai strategi Kelonia dalam menarik perhatian Eli Lilly, STAT mewawancarai Bryan Roberts, mitra di firma modal ventura Venrock yang juga turut menginkubasi Kelonia. Wawancara tersebut disiarkan dalam podcast bioteknologi mingguan berjudul "The Readout Loud".
Menurut Roberts, kesuksesan Kelonia terletak pada inovasi terapi sel yang ditawarkannya. Terapi sel ini dianggap memiliki potensi besar untuk mengobati berbagai jenis kanker dan penyakit autoimun yang sulit ditangani dengan metode konvensional. Selain itu, dukungan dari Venrock sebagai investor awal juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kelangsungan perusahaan.
Eli Lilly sendiri dikenal sebagai salah satu raksasa farmasi global yang aktif dalam pengembangan terapi inovatif. Akuisisi terhadap Kelonia ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas portofolio pengobatan berbasis sel. Dengan nilai transaksi yang sangat besar, akuisisi ini juga menjadi bukti bahwa perusahaan-perusahaan biotek kecil dengan teknologi menjanjikan tetap memiliki daya tarik tinggi di mata investor besar.
"Kelonia berhasil menunjukkan bahwa terapi sel dapat menjadi solusi efektif untuk penyakit yang selama ini dianggap sulit diobati. Ini adalah langkah besar bagi industri bioteknologi," ujar Roberts.
Transaksi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan komersialisasi terapi sel Kelonia, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas di masa depan.