Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump, mengumumkan rencana untuk menggugat MSN dan pembawa acara Jen Psaki pada Jumat (15/5/2026). Gugatan ini terkait dengan pernyataan Psaki dalam monolognya yang mempertanyakan apakah perjalanan Eric ke China bersama sang presiden menimbulkan konflik kepentingan akibat bisnis keluarganya di negara tersebut.

Dalam monolognya pada Rabu, Psaki menyebutkan kehadiran Eric Trump dalam kunjungan kenegaraan tersebut. Ia menyoroti fakta bahwa saat itu, ALT5 Sigma—perusahaan fintech tempat Eric menjadi pengamat dewan—sedang menjajaki kesepakatan dengan produsen chip komputer asal China. Eric juga terafiliasi dengan perusahaan tersebut melalui proyek kripto World Liberty Financial, meskipun Bloomberg melaporkan bulan lalu bahwa nama dan gambarnya telah dihapus dari proyek tersebut.

Eric Trump membantah tuduhan tersebut melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter). Ia menegaskan, "Saya TIDAK PERNAH menjadi anggota dewan ALT5, baik sekarang maupun sebelumnya. Siapa pun yang memiliki akses internet dasar dan mau membaca laporan tahunan atau pernyataan proxy perusahaan pasti tahu hal ini." Ia juga menegaskan tidak memiliki kepentingan bisnis di China.

Psaki sebelumnya menyindir perjalanan Eric Trump ke China dalam cuitan yang viral. Ia bertanya, "Tahukah kalian di mana putra dewasa Trump, Eric Trump, saat ini? Ia sedang bersama ayahnya di China. Eric Trump TIDAK memiliki jabatan di pemerintahan AS. Bahkan, ia seharusnya terpisah dari aktivitas pemerintahan AS karena statusnya sebagai...

"Guess where Trump’s adult son @EricTrump is right now? Well, he’s with his father in China. Now, Eric Trump does NOT have a role in the U.S. government. In fact, he’s supposed to be sort of fire-walled off from ANY U.S. government activities because he took…"
— Emoluments Clause (@Emolclause)

Perjalanan Eric Trump ke China bersama Presiden Trump merupakan bagian dari kunjungan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping. Dalam rombongan tersebut juga hadir sejumlah eksekutif bisnis ternama, seperti Elon Musk (CEO Tesla dan xAI), Tim Cook (CEO Apple), Jensen Huang (CEO Nvidia), serta David Solomon (CEO Goldman Sachs). Direktur Brett Ratner juga turut serta untuk mencari lokasi syuting film "Rush Hour 4".

Eric Trump membantah tuduhan konflik kepentingan dengan menyatakan, "Saya bergabung dalam perjalanan ini semata-mata sebagai seorang anak yang mencintai ayahnya dan tidak ingin melewatkan momen luar biasa ini." Ia juga menyebut bahwa dirinya dan istri, Lara Trump, mengunjungi Tembok Besar China selama kunjungan tersebut.

Dalam unggahan lanjutannya di X, Eric Trump menegaskan niatnya untuk menggugat Psaki dan MSN. Ia menulis, "Saya berniat menggugat @jrpsaki dan @MSNOWNews atas video di bawah ini. Untuk jelas:

  • Berlawanan dengan monolognya dan kebohongan yang jelas, saya TIDAK PERNAH menjadi anggota dewan ALT5 — tidak sekarang, tidak pernah.
  • Siapa pun yang memiliki akses internet dasar dan mau membaca laporan tahunan atau pernyataan proxy perusahaan pasti tahu hal ini.

MSN belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, juru bicara Trump Organization—di mana Eric Trump menjabat sebagai wakil presiden eksekutif—tidak memberikan komentar mengenai rencana gugatan atau waktu pelaksanaannya.

Sumber: The Wrap