Film biografi Michael Jackson berjudul "Michael" resmi tayang di bioskop pada Jumat (19/4). Namun, sejak awal, film ini menuai kontroversi akibat penggambaran yang dianggap tidak memadai terhadap tuduhan pelecehan seksual terhadap anak yang mewarnai akhir karier sang legenda musik.
Colman Domingo dan Nia Long, pemeran utama dalam film ini, angkat bicara mengenai reaksi keras yang diterima. Dalam wawancara di acara "Today" NBC pada Rabu (17/4), keduanya menjelaskan bahwa film yang disutradarai Antoine Fuqua ini berfokus pada masa-masa awal karier Michael Jackson, bukan tahun-tahun selanjutnya.
Film Fokus pada Masa Awal, Bukan Tuduhan Pelecehan
Anchor acara "Today", Craig Melvin, menanyakan pendapat Domingo dan Long mengenai tuduhan bahwa film ini melakukan "pemutihan" dengan tidak menyertakan tuduhan pelecehan seksual terhadap Jackson.
"Film ini berlangsung dari tahun 1960-an hingga 1988. Kami tidak membahas tuduhan pertama pada tahun 2005. Jadi, kami berfokus pada pembentukan Michael Jackson. Ini adalah potret intim tentang siapa dia dari sudut pandangnya sendiri."
Domingo menambahkan bahwa film ini mungkin akan memiliki sekuel yang membahas periode selanjutnya. "Ada kemungkinan film ini akan menjadi bagian kedua yang mungkin membahas hal-hal lain yang terjadi setelahnya. Saat ini, kami fokus pada pembentukan Michael, bagaimana dia dibesarkan, dan bagaimana dia mencari jati dirinya sebagai seorang seniman serta menjadi artis solo," ujarnya.
Reaksi Kritik dan Publik
Film ini diproduseri eksekutif oleh John Branca dan John McClain, serta disutradarai oleh Antoine Fuqua. Review awal menunjukkan perbedaan pendapat: sebagian kritikus menyebutnya "mengagumkan", sementara yang lain menilai film ini sebagai eksplorasi yang "terlalu aman dan hati-hati" terhadap kehidupan dan karier Jackson. Di Rotten Tomatoes, film ini mendapat skor antara 26% hingga 35% dari kritikus terverifikasi.
Film ini awalnya direncanakan untuk membahas tuduhan pelecehan, namun akhirnya diedit ulang untuk tidak menyertakan unsur tersebut. Kontroversi pun merebak di media sosial, dengan keluarga Jackson juga turut angkat bicara.
Keluarga Jackson Menolak Kontrol Narasi Media
Taj Jackson, keponakan Michael Jackson, menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap upaya media dalam mengontrol narasi tentang sang legenda. "Maaf media, kalian tidak bisa lagi mengontrol narasi tentang siapa Michael Jackson sebenarnya. Publik akan menonton film ini dan menilai sendiri," tulis Taj di akun Twitternya pada Selasa (16/4).
"Dan kalian tidak bisa menangani itu."
Jaafar Jackson, keponakan Michael yang juga berperan sebagai Michael muda dalam film, menjadi sorotan. Sementara itu, Fuqua sendiri baru-baru ini mengungkapkan pandangannya mengenai tuduhan pelecehan dalam wawancara dengan The New Yorker.